Cadangan Minyak Besar

Pemerintah Dukung Pertamina Kelola Dua Lapangan Minyak Iran

Annisa ayu artanti    •    Minggu, 06 Aug 2017 11:17 WIB
pertamina
Pemerintah Dukung Pertamina Kelola Dua Lapangan Minyak Iran
Pertamina. MI/SAFIR MAKKI.

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mendukung keinginan PT Pertamina untuk mengelola dua lapangan minyak di Iran.  Hal ini akan menjadi salah satu pokok bahasan dalam pertemuan Wakil ESDM Arcandra Tahar bersama Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, dengan Pemerintah Iran.

"Menghadiri pelantikan Presiden Hassan Rouhani, Presiden Iran. Untuk sektor energi, kita bicara nanti masalah lapangan yang di-propose PT Pertamina. Yang kedua mungkin ada rencana ketemu dengan Menteri Energi dan Menteri Perminyakannya," kata Arcandra seperti dikutip dari laman Ditjen Migas, Jakarta, Minggu 6 Juli 2017.

baca : Pertamina & Aramco Kerja Sama Kilang Cilacap USD 6 M

Arcandra menjelaskan, Pertamina telah mengajukan proposal kepada Pemerintah Iran untuk mengelola Lapangan Ab Teymour dan Mansouri pada Februari 2017 dan saat ini sedang menunggu hasil evaluasi dari National Iranian Oil Company (NIOC).

"Pertamina sudah selesai studi dan mengajukan proposalnya beberapa bulan yang lalu, saat saya kesana juga (Februari 2017). Sekarang itu sedang diproses oleh mereka (NIOC). Kita tunggu respon dari NIOC," jelas dia.

Dari 3,6 miliar barel cadangan minyak yang dimiliki oleh Indonesia, jumlahnya hampir setara dengan total cadangan dua lapangan minyak di Iran yang mencapai 3 miliar barel. Sehingga Pemerintah sangat mendorong Pertamina dapat bekerjasama dengan Iran dan bisa membawa produksi minyaknya ke Indonesia.

"Pemerintah mendorong karena lapangan ini besar sekali cadangannya. Cadangan proven reserve kita sekarang 3,6 miliar barel, sementara dari dua lapangan itu saja ada 3 miliar barel, jadi besar sekali. Makanya kita berharap, ini kalau bisa kita dapatkan, oil-nya bisa kita impor kesini, itu menjadi nilai plus," ucap dia.

Pemerintah juga tidak mempermasalahkan jika Pertamina harus bekerja sama dengan pihak lain termasuk perusahaan lokal. Pemerintah sepenuhnya mendukung agar Pertamina dapat mengelola dua lapangan tersebut.

 


(SAW)