Hengkang dari East Natuna

Kementerian ESDM akan Ajak Bicara ExxonMobil

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 18 Jul 2017 18:37 WIB
blok natuna
Kementerian ESDM akan Ajak Bicara ExxonMobil
Gedung Kementerian ESDM (Foto Dokumentasi Setkab).

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan mengajak bicara ExxonMobil terkait pernyataan perusahaan minyak berskala internasional itu untuk keluar dari Blok East Natuna.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian ESDM, IGN Wiratmaja Puja mengatakan perlu ada disuksi lebih rinci mengenai surat yang diberikan pihak ExxonMobil kepada pemerintah yang menyatakan tidak berminat berinvestasi di Blok East Natuna lantaran tidak ekonomis.

baca : ExxonMobil Keluar dari Konsorium Blok East Natuna

"Yang namanya surat kan satu lembar, makanya perlu undang didiskusikan secara detail," kata Wirat di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Selasa 18 Juli 2017.

Wirat menjelaskan, paling cepat diskusi dengan perusahaan migas asal Amerika Serikat tersebut akan dilakukan minggu depan.

"Segera. Minggu depan mungkin," ucap dia.

Disinggung keluarnya ExxonMobil dari East Natuna lantaran skema kontrak baru gross split, Wirat tidak menjawabnya. Ia hanya mengatakan kalau menggunakan gross split, pembagian antara pemerintah dan kontraktor sudah pasti dan semua blok migas yang baru berkontrak akan menggunakan skema tersebut.

"Ini yang dibahas kan ke depan pakai gross split. Kalau gross split kan sudah pasti splitnya. Kasih kami minggu depan, kita undang semuanya. Siapa tahu TMR sudah selesai," ujar dia.

Selain dengan ExxonMobil, pemerintah juga akan bicara dengan PT Pertamina (Persero) selaku lead konsorsium Blok East Natuna. Ia mengatakan Pertamina perlu menjabarkan hasil Technology and Markting Review (TMR). Apalagi, pihak Pertamina sudah menyatakan kajian TMR selesai.

"Secara resmi belum dilaporkan. Kita tunggu, makin cepat makin baik. Makin bisa produksi gas dari situ," pungkas dia.

 


(SAW)


Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan
Akhiri Perang Dagang

Trump Prediksi AS-Tiongkok Capai Kesepakatan

1 day Ago

Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memprediksi Amerika Serikat akan mencapai kesepakata…

BERITA LAINNYA