Rokan di Tangan Pertamina, Harga BBM Bisa Lebih Murah

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 09 Aug 2018 20:23 WIB
bbm
Rokan di Tangan Pertamina, Harga BBM Bisa Lebih Murah
BBM. MI/Panca Syaukarni.

Jakarta: Pemerintah telah memutuskan untuk memberikan hak kelola Blok Rokan yang berada di Riau pada PT Pertamina (Persero) dari sebelumnya dioperasionalkan oleh Chevron Pacific Indonesia.

Pengelolaan blok migas terbesar di tanah air ini oleh Pertamina diyakini bisa membuat harga jual bahan bakar minyak (BBM) di level konsumen atau masyarakat bisa lebih murah.

Corporate Secretary Pertamina Syahrial Mukhtar menjelaskan dengan Pertamina mengambil alih kelola blok tersebut diharapkan akan bisa menekan impor minyak mentah (crude) karena akan lebih mengoptimalkan produksi dalam negeri.

Selama ini karena produksi untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri masih kurang, perseroan menutupnya dengan mengimpor crude yang tentu membuat biaya lebih mahal ketika harga minyak sedang naik.

"Yang pasti kalau crude dari dalam negeri akan lebih baik ya, baik mungkin bagi biaya-biaya ya tentu saja klo ada perbaikan-perbaikan di biaya lebih efisiensi pasti nanti impact-nya ke masyarakat juga," kata Syahrial di Pertamina, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Agustus 2018.

Sebelumnya, pemerintah memutuskan PT Pertamina (Persero) sebagai pemenang penawaran untuk mengelola Blok Rokan di Riau selama 20 tahun ke depan dari 2021 hingga 2041.

Pertamina akan mengambilalih pengelolaan blok migas terbesar di Tanah Air ini dari Chevron Pacific Indonesia yang saat ini memegang kelola hingga 2021.

"Pemerintah lewat Menteri ESDM menetapkan pengelolaanbn Blok Rokan mulai 2021 selama 20 tahun ke depan akan diberikan pada Pertamina," kata Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.

Chevron telah mengelola Blok Rokan sejak 1971 hingga 2021 atau kurang lebih 50 tahun. Arcandra bilang dalam pengelolaan Chevron produksi yang dihasilkan oleh blok ini sebesar 200 ribu barel per hari.


(SAW)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA