Disperindag Kabupaten Sleman Jamin Ketersediaan Gas Elpiji 3 Kg

   •    Minggu, 17 Sep 2017 14:17 WIB
elpiji 3 kg
Disperindag Kabupaten Sleman Jamin Ketersediaan Gas Elpiji 3 Kg
Elpiji 3kg (ANT/Andreas Fitri Atmoko).

Metrotvnews.com, Sleman: Kepala Disperindag (Dinas Perindustrian dan Perdagangan) Kabupaten Sleman, Tri Endah Yitnani, mengatakan tidak ada pengurangan kuota gas elpiji 3 kilogram (kg) untuk Sleman.

"Justru selama 2017 ini, kuota gas elpiji 3 kg di Sleman berjumlah 920.560 tabung. Kuota tersebut khusus untuk September masih akan ditambah sebanyak 54.160 tabung," kata dia dikutip dari Media Indonesia, Minggu 17 September 2017. 

Dengan adanya penambahan kuota ini, menurut Endah, semestinya tidak akan ada kelangkaan. "Tersedianya tersedia, tapi kenapa langsung habis?" ujar Endah.

Dari hasil diskusi yang Endah jalani dengan PT Hiswana Migas DIY, fenomena ini terjadi karena adanya peak season kebutuhan gas. "Karena sekarang itu bulan baik, bulan Besar (Dzulhijjah), banyak penggunaan untuk catering dan untuk makanan," jelas Endah.

Selain itu, panic buying yang disebabkan adanya isu penarikan gas elpiji 3 kg juga memberi kontribusi pada langsung habisnya stok gas elpiji 3 kg pada pangkalan yang sudah didrop oleh agen.

Padahal menurut Endah, penyaluran gas elpiji 3 kg di wilayah Kabupaten Sleman sudah dilaksanakan oleh 17 agen dan 1.637 pangkalan. 

Dari hasil pemantauan terhadap sampel agen dan pangkalan yang ada di wilayah Sleman pun menyatakan, agen telah menerima kenaikan kuota sebesar empat persen pada Agustus. Pangkalan yang disampel juga tetap mendapatkan kuota sesuai dengan kuota regulernya.

Sementara Koordinator Elpiji Wilayah Sleman Yos Widihapsoro mengaku akan menindak tegas apabila di kemudian hari pihaknya menemukan ada pangkalan yang menyalahgunakan kewenangannya, atau menyalahgunakan distribusi. 

"Itu pasti karena sudah ada kontrak, rambu-rambu yang harus kita tepati," tutur Yos.

Namun sebelumnya, Yos akan melakukan pengecekan dengan pangkalan sebelum sanksi Pemutusan Hubungan Usaha (PHU) diturunkan. 

"Kita ada satgasnya dan kita selalu sidak juga," imbuh Yos.



(SAW)

<i>Tender Offer</i> Persero dan <i>Holding</i> BUMN

Tender Offer Persero dan Holding BUMN

22 hours Ago

PRESIDEN Joko Widodo telah menandatangani Peraturan Pemerintah Nomor 47 Tahun 2017 tentang Pena…

BERITA LAINNYA