BP Akui Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dongkrak Konsumsi Energi

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 14 Sep 2017 20:17 WIB
energi
BP Akui Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Dongkrak Konsumsi Energi
BP Proteleum. AFP/ANDY BUCHANAN.

Metrotvnews.com, Jakarta: British Petroleum (BP) mengakui pertumbuhan konsumsi energi Indonesia mengalami pertumbuhan dua kali lipat selama dua puluh tahun terakhir akibat dari pertumbuhan ekonomi.

BP Group Chief Economist‎ Spencer Dale menyebut pertumbuhan konsumsi energi Indonesia paling cepat terjadi pada 2016 dengan persentase pertumbuhan sekitar 5,9 persen. Konsumsi energi pada 2016 juga tercatat sebagai konsumsi tertinggi selama lima tahun terakhir.

"Pertumbuhan konsumsi energi‎ sangat kuat dipengaruhi pertumbuhan ekonomi, efisiensi di Indonesia masih sedikit," kata Dale di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Kamis 14 September 2017.

Dale menjelaskan, konsumsi yang mengalami pertumbuhan signifik an adalah energi yang menggunakan batu bara. BP mencatat konsumsi batubara mencapai 22,2 pesen. Sementara produksi batu bara pada tahun 2016 mengalami penurunan 6,2 persen.

"Pada 2016, rasio produksi batu bara terhadap konsumsi turun tajam menjadi 408 persen dibandingkan dengan 532 persen pada 2015," jelas dia.

Senada dengan gas bumi, pada 2016 konsumsinya juga mengalami penurunan tujuh persen. Penurunan tersebut merupakan terendah sejak 2007. Penurunan konsumsi gas bumi disebabkan penurunan tingkat produksi.

"Hal itu dikarenakan produksi gas diproduksi dari sumber gas yang telah berproduksi lama jadi ada rate of decline yang cukup tinggi terjadi. sementara penemuan gas baru itu relatif lebih rendah dibandingkan dari eksisiting gas production," tutup dia.



(SAW)