DPR Berharap Jonan Kompak dengan Eselon I ESDM

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 14 Oct 2016 16:57 WIB
berita dpr
DPR Berharap Jonan Kompak dengan Eselon I ESDM
Ignasius Jonan (Foto:Metrotvnews.com/Husen Miftahudin )

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VII DPR RI mengapresiasi keputusan Presiden Joko Widodo (Widodo) memilih Ignasius Jonan menjabat sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM.

"Saya apresiasi apa pun keputusan Presiden karena konstitusi kita mengatakan Presiden punya hak 100 persen untuk menentukan pembantunya. Jadi, kita hormati tetapi kita titip menteri baru," ujar Anggota Komisi VII DPR RI Satya Widya Yudha, di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (14/10/2016).

Menteri Jonan diminta menjalankan semua agenda prioritas yang sudah digariskan seperti yang tertuang dalam kebijakan energi nasional. Hal tersebut merupakan produk legislasi antara DPR dengan pemerintah yang wajib dijalankan.

"Proyek 35.000 megawatt itu menunggu. Lantas, nanti harus siap merevisi UU Minerba dan UU migas. Lifting nasional turun, suasana investasi dalam bidang renewable yang tidak bergerak meningkat karena harga minyak turun. Juga perpanjangan kontrak baik sektor migas bumi maupun minerba. Semua PR (pekerjaan rumah) Jonan harus mampu mewujudkan kesejahteraan rakyat Indonesia," ungkap Satya.

Satya meyakini Jonan akan mampu menjalankan tugas, meskipun ESDM bukan bidangnya. Menurutnya, Jonan mempunyai jajaran eselon I yang kuat. Oleh karena itu, ia berharap Menteri Jonan dapat menjalin kerja sama dengan jajaran eselon I ESDM.

Di samping itu, ia juga berharap para eselon I ESDM dapat memberikan masukan kepada menteri baru. Dengan adanya koordinasi antara menteri dengan eselon I, ia yakin Jonan bisa menghadapi segala tantangannya.

"Karena agenda yang pernah disampaikan Menteri ESDM sebelumnya kepada Komisi VII harus segera dijalankan. Itu yang paling penting," kata politikus Golkar itu.

Presiden Joko Widodo melantik Ignasius Jonan sebagai Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) dan Arcandra Tahar sebagai Wakil Menteri ESDM di Istana Negara sekitar pukul 13.30 WIB, Jumat (14/10/2016).

Untuk diketahui, Ignasius Jonan menjabat Menteri Perhubungan (Menhub) sejak awal Kabinet Kerja dilantik, 27 Oktober 2014. Namun pada Juli lalu, Presiden mencopot Jonan dari jabatan tersebut.

Sementara, Arcandra Tahar merupakan Menteri ESDM sebelumnya. Presiden mencopot pria kelahiran Padang, Sumatera Barat itu karena tersandung masalah dwikewarganegaraan.


(ROS)