Pegadaian Raup Laba Rp1,37 Triliun di Semester Pertama

Ilham wibowo    •    Senin, 06 Aug 2018 13:34 WIB
pertamina
Pegadaian Raup Laba Rp1,37 Triliun di Semester Pertama
Ilustrasi Pegadaian. (FOTO: Medcom.id/Gervin)

Jakarta: PT Pegadaian (Persero) mencatat kenaikan laba bersih pada semester pertama di 2018. Kenaikan itu disebut buah dari inovasi produk yang terus dikembangkan dalam melayani kebutuhan sektor keuangan masyarakat Tanah Air.

"Laba kami sampai Juni 2018 tepatnya sebesar Rp1,37 triliun. Target kami sampai akhir tahun Rp2,7 triliun, jadi sudah terpenuhi separuh," ujar Direktur Utama Pegadaian Sunarso ditemui dikantornya, Jalan Kramat Raya Nomor 162 Jakarta, Senin, 6 Agustus 2018.

Sunarso mengatakan kenaikan laba tahun ini cukup baik ketimbang tahun lalu yang secara keseluruhan berada pada angka Rp2,5 triliun. Ia optimistis target perusahaan yang sahamnya 100 persen milik negara ini bakal meningkat hingga akhir 2018.

"Peningkatan laba dari sektor kredit yang akan kami genjot terus, kemudian kami mengembangkan produk baru, termasuk juga sisi layanan Pegadaian digital service," ujarnya.

Sunarso memastikan perusahaan yang dipimpinnya dalam kondisi kinerja lembaga keuangan yang baik. Bahkan, rencana pengembangan dengan melakukan transformasi perusahaan juga telah rampung untuk dijalankan.

"Sampai tahun lalu kinerja keuangan kami baik, kondisi keuangan sehat, laba kami setor dividen kepada negara Rp1,2 triliun," paparnya.

Beberapa inovasi pengembangan produk juga telah disesuaikan dengan pemanfatan teknologi. Pegadaian, kata Sunarso, kini menyasar pelanggan dari kalangan muda dengan menerapkan pelayanan digital.

"Ini perusahaan yang cukup tua tapi dengan penampilan muda dan tidak pernah menyulitkan pemegang saham. Ketika BUMN lain minta persetujuan modal pegadaian anteng saja," ucap Sunarso.


(AHL)


Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki
Di Tengah Krisis

Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki

8 hours Ago

Pejabat Turki mengatakan Qatar telah menjanjikan investasi senilai USD15 miliar berupa investas…

BERITA LAINNYA