Industri Tambang Komit Bangun Daerah

Cahya Mulyana    •    Senin, 11 Jun 2018 09:56 WIB
pertambangan
Industri Tambang Komit Bangun Daerah
Ilustrasi. (FOTO: ANTARA/Yusran)

Jakarta: Industri tambang, PT Ceria Nugraha Indotama (CNI) mewujudkan komitmennya untuk membangun daerah dengan membayar pajak hingga Rp105 miliar. Meskipun perusahaan tambang nikel yang beroperasi di kecamatan Wolo, kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) itu baru mulai produksi pada Oktober 2017 lalu.

Menurut Direktur Utama PT CNI Derian Sakmiwata, nilai yang dibayarkan ratusan miliar itu untuk pajak dan non-pajak kepada negara yang terdiri dari royalti, bea keluar, pajak penghasilan, pajak daerah dan Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

"Pembayaran pajak dan non-pajak itu merupakan hasil dari 29 kali pengapalan bijih nikel keluar negeri dari Oktober 2017 sampai Mei 2018 sesuai dengan surat persetujuan ekspor yang dimiliki oleh perusahaan,” kata Derian Sakmiwata dalam keterangan resminya, Senin, 11 Juni 2018.

Dia juga memastikan bahwa dalam melaksanakan kegiatan pertambangan, pihaknya selalu mematuhi peraturan yang berlaku, termasuk dalam segi kewajiban keuangan kepada negara. Kata dia, PT CNI juga berkomitmen untuk mendukung program pemerintah dalam pembangunan daerah.

"Selain membayar kewajiban keuangan kepada pemerintah, PTCNI juga berkontribusi bagi pembangunan daerah melalui perekrutan tenaga kerja lokal, pengembangan usaha lokal dan program tanggung jawab sosial," imbuhnya.

Derian mengungkapkan saat ini PT CNI telah mempekerjakan sekitar 800 karyawan langsung dan tidak langsung. Lebih dari 75 persen karyawan tersebut direkrut dari wilayah sekitar tambang di Kecamatan Wolo.

"Kami juga memberikan bantuan-bantuan kepada masyarakat dalam program pengembangan masyarakat," tambahnya.

PT CNI merupakan perusahaan pemegang izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi dengan wilayah kerja tambang nikel dan pembangunan smelter di Kecamatan Wolo. Perusahaan ini 100 persen dimiliki oleh perusahaan nasional.

Saat ini PT CNI juga sedang  fokus dalam pekerjaan persiapan pada ereal pembangunan pabrik (smelter) sesuai progressnya sebagaimana yang telah ditentukan oleh pemerintah.


(AHL)


Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

Bedah Editorial MI: Membendung Efek Turki

18 hours Ago

Perlambatan ekonomi Turki sebagai akibat terjerembapnya lira, mata uang mereka, hingga lebih da…

BERITA LAINNYA