Pemerintah Pastikan Pelanggan 450 VA Tetap Dapat Subsidi

Annisa ayu artanti    •    Senin, 15 May 2017 12:47 WIB
listriktarif listriksubsidi listrik
Pemerintah Pastikan Pelanggan 450 VA Tetap Dapat Subsidi
Menteri ESDM Ignasius Jonan (MI/PANCA SYURKANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan pelanggan listrik untuk rumah tangga golongan 450 VA tetap mendapatkan subsidi listrik. Pemberian subsidi itu diharapkan memberi efek positif bagi masyarakat dan nantinya diharapkan berdampak terhadap peningkatan taraf kesejahteraan.

Menteri ESDM Ignasius Jonan mengungkapkan hal tesebut sebab alokasi subsidi dalam Undang-Undang (UU) Nomor 18 Tahun 2016 tentang APBN Tahun 2017 sekitar Rp160 triliun. Sebesar Rp45 triliun di antaranya dialokasikan untuk subsidi listrik bagi masyarakat tidak mampu, termasuk pelanggan listrik rumah tangga 450 VA.

Selain itu, pencabutan subsidi listrik tidak bisa dilakukan secara sepihak oleh pemerintah, tetapi perlu persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR-RI). Persetujuan ini penting lantaran alokasi anggaran berkaitan dengan persetujuan parlemen sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kalau (pelanggan listrik) 450 VA tidak ditarik sama sekali (subsidinya). Sampai akhir tahun ini tidak ada perubahan," ujar Ignasius Jonan, seperti dikutip dari laman resmi Kementerian ESDM, di Jakarta, Senin 15 Mei 2017.

Lalu, ia menambahkan, dalam Pasal 34 ayat 1 UU Nomor 30 tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan menyatakan bahwa pemerintah sesuai dengan kewenangannya menetapkan tarif tenaga listrik untuk konsumen dengan persetujuan DPR-RI.

Seperti penyesuaian tarif listrik pelanggan listrik 900 VA untuk masyarakat mampu yang telah dilakukan tiap dua bulan secara bertahap mulai 1 Januari 2017 hingga 1 Mei 2017 lalu yang telah disetujui Komisi VII DPR-RI pada Rapat Kerja dengan Menteri ESDM pada 22 September 2016.

Dalam kesimpulan rapat kerja Komisi VII DPR-RI menyetujui pencabutan subsidi listrik dengan daya 900 VA bagi golongan rumah tangga yang ekonominya mampu dengan didukung data yang akurat.

Saat ini, jumlah pelanggan listrik rumah tangga golongan 450 VA tercatat sekitar 23,2 juta dan mayoritas merupakan masyarakat tidak mampu dan layak disubsidi. Sedangkan sebagaimana diketahui bahwa pelanggan listrik rumah tangga golongan 900 VA yang tetap disubsidi sekitar 4,1 juta pelanggan.

Sehingga total pelanggan listrik rumah tangga yang masih disubsidi sekitar 27,3 juta pelanggan. Pemerintah terus melindungi golongan masyarakat tidak mampu untuk mewujudkan energi berkeadilan.

 


(ABD)