Pemerintah Lelang 15 Wilayah Kerja Migas dengan Skema Gross Split

Annisa ayu artanti    •    Jumat, 19 May 2017 17:19 WIB
migas
Pemerintah Lelang 15 Wilayah Kerja Migas dengan Skema <i>Gross Split</i>
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah menawarkan 15 wilayah kerja migas konvensional dan non-konvensional menggunakan skema kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) gross split.

Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) IGN Wiratmaja Puja mengatakan, penggunaan PSC gross split pada wilayah kerja migas yang dilelang hari ini merupakan cara pemerintah untuk membuat industri hulu migas bergairah kembali.

"Seluruh wilayah kerja yang ditawarkan pada penawaran wilayah kerja 2017 ini merupakan suatu terobosan baru menggunakan skema kontrak bagi hasil gross split," kata Wirat, di acara IPA Convex ke-41, di JCC, Jakarta, Jumat 19 Mei 2017.

Wirat menjelaskan, ketentuan besaran bagi hasil yang dipakai adalah base split antara pemerintah dan kontraktor diterapkan adalah sebesar 57:42 untuk minyak dan 52:48 untuk gas.

"Base split ini akan disesuaikan dengan kondisi aktual lapangan nanti pada saat pengembangan lapangan melalui adjusment pada komponen variabel maupun komponen progresif," jelas dia.


WK Migas Konvensional. (Sumber: ESDM.go.id)

Berikut daftar wilayah kerja konvensional yang dilelangkan:

Penawaran langsung:
1. WK Andaman I berlokasi di Lepas Pantai Aceh dengan luas 7.346 Km2.
2. WK  Andaman II berlokasi di Lepas Pantai Aceh dengan luas 7.399,85 Km2.
3. WK South Tuna berlokasi di Lepas Pantai Natuna dengan luas 7.827,09 Km2.
4. WK Merak Lampung berlokasi di Lepas Pantai dan Daratan Banten-Lapung dengan luas 5.104,17 Km2.
5. Wk Pekawai berlokasi di lepas Pantai Kalimantan timur dengan luas 7.775,83 Km2.
6. WK West Yamdena berlokasi di Lepas Pantai dan Daratan maluku dengan luas 8.209,96 Km2.
7 WK Kasuri III berlokasi di Daratan papua barat dengan luas 752,39 Km2.

Lelang reguler:
8. WK Tongkol berlokasi di Lepas Pantai Natuna dengan luas 583,98 Km2.
9. WK East Tanimbar berlokasi di Lepas Pantai maluku dengan luas 8.242.81 Km2.
10. WK Mamberamo berlokasi di Daratan dan Lepas Pantai Papua dengan luas 7,783 Km2.


WK migas non-konvensional. (Sumber: ESDM.go.id)

Berikut daftar wilayah kerja non-konvensional yang dilelangkan:

Penawaran langsung:
1. WK MNK Jambi I berlokasi di Onshore Jambi dengan luas 2.823,93 Km2.
2. WK MNK Jambi II berlokasi di Onshore Jambi & Sumatera Selatan dengan luas 1.622,35 Km2.
3. WK GMB West Air Komering berlokasi di Onshore Sumatera Selatan dengan luas 1.085 Km2.

Lelang reguler:
4. GMB Onshore Sumatera berlokasi di Onshore Sumatera Selatan dengan luas 680,5 Km2
5. GMB Bungamas berlokasi di Onshore Sumatera Selatan dengan luas 483,6 Km2.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA