Tiga Alasan Sri Mulyani Kerek Subsidi Solar

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 05 Jun 2018 17:11 WIB
solar thermal
Tiga Alasan Sri Mulyani Kerek Subsidi Solar
BBM. MI/Panca Syaukarni.

Jakarta: Pemerintah memutuskan untuk menaikkan subsidi solar dari Rp500 per liter menjadi Rp2.000 per liter. Keputusan tersebut telah mendapat persetujuan bersama antara Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan serta Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno.

Ani, sapaan akrab Sri Mulyani membeberkan alasan akhirnya menyetujui adanya penambahan subsidi untuk BBM jenis solar. Ia mengatakan setidaknya ada tiga alasan yang melatarbelakangi.

Pertama untuk menjaga daya beli masyarakat agar tak terbebani dengan kenaikan harga minyak yang tentu membuat kenaikan harga BBM. Kedua memastikan kondisi keuangan PT Pertamina agar tetap terjaga. Terakhir adalah untuk menjaga APBN tetap sehat.

"Maka dari hitungan kebutuhan konsumsi dengan harga yang berlaku di pasar, dengan harga yang berlaku di dalam APBN, kita memperkirakan untuk Pertamina perlu ditingkatkan supaya kondisi keuangannya bisa berjalan secara baik," kata Ani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Juni 2018.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini mengatakan kenaikan tersebut dianggap cukup memadai bagi semua pihak baik Pertamina maupun masyarakat.

Di sisi lain, lanjut Ani, penambahan tersebut tidak memberikan beban bagi APBN. Sebab, diyakini dengan adanya pergerakan harga minyak mentah dan juga nilai tukar rupiah pengaruh positif lebih besar diterima oleh negara melalui penerimaan negara.

"Pertamina juga melalui beberapa blok produksinya bisa mendapatkan tambahan penerimaan (yang juga berpengaruh positif ke penerimaan negara)," jelas Ani.

 


(SAW)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA