Beban Puncak Listrik Diprediksi Turun di Desember

   •    Sabtu, 15 Dec 2018 07:33 WIB
listrikpembangkit listrikplntarif listrik
Beban Puncak Listrik Diprediksi Turun di Desember
Ilustrasi (MI/Bagus Suryo)

Jakarta: Pemerintah memprediksi beban puncak pasokan listrik area Jawa-Bali pada Desember 2018 tepatnya pada libur Natal-Tahun Baru cenderung turun. Hal tersebut disebabkan penurunan aktivitas industri karena masa liburan.

Mengutip Antara, Sabtu, 15 Desember 2018, dengan banyaknya industri besar yang mengurangi kegiatannya, kelebihan daya dapat dialihkan untuk kegiatan dan acara-acara liburan Natal dan Tahun Baru.

"Ini kan interkoneksinya Jawa-Bali, mestinya cadangan kurang lebih 30 persen ada, jadi tidak ada masalah, aman. Secara nasional juga relatif tidak ada masalah," jelas Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan.

PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) juga telah menyiagakan petugas agar masyarakat dapat melakukan aktivitas liburan Natal dan Tahun Baru dengan tenang dan damai. Menurut penjelasan Jonan PLN biasanya menyiagakan sebanyak 25 persen pegawai saat Natal dan Tahun Baru.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Tengah PLN Amir Rosidin mengatakan petugas PLN akan berjaga di pusat-pusat gardu induk serta di lokasi acara puncak perayaan Natal dan Tahun Baru. Sementara pemeliharaan jaringan untuk transmisi, gardu induk dan distribusi juga telah dilakukan.

"Saat Natal dan Tahun Baru tak ada pemeliharaan, biasanya kita lakukan H-5 dan H+5, jadi tanggal 20 Desember 2018 terakhir pemeliharaan untuk jaringan, dan dilakukan lagi tanggal 5 Januari 2019," pungkas Amir.


(ABD)


Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss
World Economic Forum 2019

Menperin Sampaikan Kesiapan Revolusi Industri 4.0 di Swiss

6 hours Ago

Menteri Perindustrian (Menperin) Airlangga menegaskan Indonesia siap menyongsong era revolusi i…

BERITA LAINNYA