Evaluasi Harga Hak Partisipasi Rio Tinto di Freeport Indonesia Segera Selesai

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 07 Mar 2018 20:42 WIB
freeport
Evaluasi Harga Hak Partisipasi Rio Tinto di Freeport Indonesia Segera Selesai
Freeport. ANT/Puspa Perwitasari.

Jakarta: PT Freeport Indonesia (PTFI) memberi sinyal bahwa evaluasi harga hak partisipasi (participating interest/PI) Rio Tinto segera selesai. Hasil evaluasi harga itu akan dibahas oleh pemerintah dan Freeport Indonesia yang kemudian menjadi acuan saat konversi hak partisipasi menjadi saham.

Executive Vice President Freeport Indonesia Tony Wenas mengatakan saat ini proses negosiasi dengan pemerintah masih berlangsung. Pemerintah sudah memiliki 9,36 persen saham di Freeport Indonesia. Sedangkan sisanya 41,64 persen saham lagi dijanjikan Freeport Indonesia untuk didivestasikan. Pemerintah berharap urusan divestasi ini selesai pada April 2018 termasuk besaran yang akan dibayarkan pemerintah 

"Kami berharap ini dapat selesai sebagaimana harapan pemerintah dalam April ini. Kalau bisa cepat selesai ini lebih baik bagi kita semuanya," kata Tony di Komplek Parlementer, Senayan, Jakarta, Rabu, 7 Maret 2018.

Tony menuturkan, evaluasi hak partisipasi Rio Tinto akan menjadi acuan dalam menentukan harga yang dibayarkan pemerintah. Namun dalam rapat dengan Komisi VII DPR-RI ia tidak menyebutkan berapa harga wajar yang dibayarkan pemerintah.

"Pemerintah dan Inalum sudah due diligence yang mestinya hampir selesai proses tersebut. Ini akan menentukan sangat berpengaruh untuk tentukan harga dan proses detil selanjutnya," ujarnya.

Pembelian Saham Rio Tinto

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan pernah menyampaikan bahwa pemerintah telah menunjuk pihak independen yaitu Morgan Stanley untuk menghitung dan mengevaluasi teknis terkait sisa saham yang akan didivestasikan Freeport Indonesia. Termasuk hak partisipasi Rio Tinto setelah dikonversi menjadi saham.

"Tim Kemenkeu dan Inalum menunjuk pihak independen bersama untuk melaksanakan due diligence, yakni Morgan Stanley. Dia yang melakukan evaluasi teknis, engineering, keuangan, hukum supaya kita tahu 40 persen itu nilainya berapa," jelas dia. 





(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

4 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA