Pemerintah Masih Ingin Proyek Kilang Berjalan Tepat Waktu

   •    Jumat, 16 Jun 2017 16:00 WIB
kilang minyak
Pemerintah Masih Ingin Proyek Kilang Berjalan Tepat Waktu
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta?: Pemerintah masih tetap menginginkan pembangunan proyek kilang di Indonesia berjalan tepat waktu atau selesai pada 2023.

Hal tersebut diungkapkan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar karena Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta pembangunan proyek kilang sesuai dengan target awal yakni pada 2023.

"Kalau kita, kilang sesuai dengan target awal," kata Arcandra di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Jumat 16 Juni 2017.

Untuk itu, mengenai masalah pendanaan yang selama ini disebutkan oleh PT Pertamina (Persero), pemerintah menginginkan konsep keuangan pembangunan proyek kilang tersebut disamakan dengan konsep keuangan pengerjaan pembangunan proyek pembangkit IPP oleh PT PLN (Persero).

"Pak presiden mengatakan bahwa diselesaikan dengan cara seperti PLN. Itu kata Pak Jokowi," ucap Arcandra.

Seperti diketahui progres proyek kilang yang saat ini dikerjakan oleh Pertamina adalah RDMP Balikpapan stage 1 diperkirakan mundur menjadi 2020. Sebelumnya, Pertamina menargetkan? RDMP Balikpapan stage 1 selesai pada 2019. Sementara stage 2 selesai direncanakan selesai 2021.

Lalu, proyek RDMP Cilacap yang tadinya ditargetkan selesai pada 2021 juga mundur menjadi di 2023. Kemudian, proyek NGRR Tuban diproyeksikan selesai pada 2022 mundur menjadi 2024. Sementara, untuk kilang Dumai dan Bontang sampai saat ini sedang masuk? tahap evaluasi.

Untuk membangun kilang-kilang itu, Pertamina membutuhkan dana cukup besar. Kilang Balikpapan sebesar USD5,3 miliar, Kilang Cilacap USD4,5 miliar, Kilang Balongan sebesar USD1,27 miliar, dan Kilang Dumai USD4.2 miliar. Kemudian untuk Kilang Tuban harus menyiapkan dana USD13 miliar dan Kilang Bontang USD8 miliar.

 


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

6 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA