Ada Kandungan Listrik di Pohon Kedondong, PLN Pastikan Sustainability-nya

Suci Sedya Utami    •    Senin, 15 May 2017 19:35 WIB
pln
Ada Kandungan Listrik di Pohon Kedondong, PLN Pastikan <i>Sustainability-nya</i>
Pohon Kedondong. ANTARA/Syifa Yulinnas.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT PLN ikut mengamati penemuan sumber energi listrik yang berasal dari pohon kedondong oleh Naufal Raziq di Aceh. Namun, perusahaan energi milik BUMN ini tak bisa langsung menerapkan penemuan tersebut dalam rangka mengembangkan program rasio elektrifikasi.

Direktur Perencanaan Korporat PLN Nicke Widyawati mengatakan, PLN memiliki tahapan dalam menggunakan temuan sumber energi baru dan terbarukan.

"Ada lima kewajiban PLN yang harus diberikan  ke masyarakat bukan hanya memberikan listrik," kata Nicke saat bincang dengan media di Kementerian BUMN, Jakarta Pusat, Senin 15 Mei 2017.

Dia menyebutkan ada lima tahapan atau kewajiban yang harus dipastikan dalam menerapkan sumber energi baru, pertama ketersediaan, kedua kehandalan, ketiga keterjangkauan baik dari segi operasional maupun harga, keempat sustainable atau keberlanjutan, kelima yakni ramah lingkungan.

"Jadi kalau sumbernya tidak sustain, misalnya (hanya) berbuah sebulan sekali, itu enggak sustain," ujar Nicke.

Selain itu, perusahaan pelat merah ini harus memastikan bahwa teknologinya proven atau terjamin. Dia bilang, PLN tidak mungkin memberikan atau menyiapkan listrik tanpa teknologi yang tak terbukti berjalan dengan baik.

Namun demikian, dirinya menegaskan PLN terus mengembangkan energi baru terbarukan. Saat ini ada pengembangan dari biomassa, biogas dari limbah cair, CPO dan sebagainya. 

PLN juga mencoba untuk mentransformasikan batu bara menjadi likuid agar lebih mudah diurai. Dia mengatakan, hingga akhir tahun lalu, penerapan energi baru terbarukan di PLN mencapai 12 persen.

"Ini terus dikembangkan tentu ini kita prioritaskan bagaimana strategi menurunkan BPP dan meningkatkan reneawble energi lokal dengan itu, kita mengoptimalkan primary energi setempat baik itu energi baru terbarukan dengan resource yang berbeda, tapi itu kita dorong," jelas dia.

Sebelumnya, Naufal Raziq, penemu energi listrik dari pohon kedondong (Spondias dulcis Forst) terus berusaha menyempurnakan temuannya agar semakin bermanfaat dan berkelanjutan. Bocah berusia 15 tahun itu tengah mencari cara agar ada akselerasi daya pemulihan (recovery) energi listrik dari pohon kedondong secara optimal.



(SAW)