Holding Migas Ciptakan Efisiensi dalam Membangun Pipa Gas

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 05 Dec 2017 21:20 WIB
holding migas
<i>Holding</i> Migas Ciptakan Efisiensi dalam Membangun Pipa Gas
Illustrasi. ANT/Wahyu Putro.

Jakarta: Salah satu sektor yang bakal dibentuk menjadi cangkang usaha atau holding yakni migas. Holdingnisasi migas rencananya bakal melibatkan tiga perusahaan yakni Pertagas, PGN, dan Pertamina.

Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Wianda Pusponegoro mengatakan holding migas, bisa menciptakan efisiensi biaya, misalnya saja dalam pembangunan pipa gas.

"Dengan adanya sinergi antara Pertagas, PGN, dan di bawah Pertamina, banyak sekali efisiensi yang bisa dilakukan. Salah satu contohnya, kita tidak perlu membangun ruas pipa secara bersamaan antara dua perusahaan anggota. Sebab itu sangat tidak efektif dari segi anggaran," kata Wianda dalam diskusi bertajuk Mengapa perlu holding BUMN, di Kominfo, Jakarta Pusat, Selasa, 5 Desember 2017.

Dari segi penugasan, Wianda mengatakan, (holding) juga akan sangat menguntungkan. Pasalnya, menurut dia, jika sudah dalam satu holding, nanti tinggal ditugaskan kepada cangkang usaha, yaitu melalui Pertamina.

"Demikian juga dari sisi perizinan atau pembebasan lahan tidak mengalami kendala yang cukup banyak," tutur dia.

Lebih jauh Mantan VP Corporate Communication Pertamina ini mengatakan, dengan penguatan BUMN migas melalui holdingnisasi, maka pembagunan pipa dan distribusi gas akan merata. Sebab, ketika ada lapangan gas yang tidak bisa dieksploitasi bisa dikembangkan melalui PGN, sementara Pertamina bisa bertugas sebagai penyedia gas.

"Jadi fokus ke depan pipa gas harus terbangun merata," jelas dia.


(SAW)