PLN Ingin Rooftop Solar Dipasang di Luar Jawa

Suci Sedya Utami    •    Rabu, 28 Nov 2018 18:25 WIB
energi terbarukan
PLN Ingin <i>Rooftop Solar</i> Dipasang di Luar Jawa
Ilustrasi - - Foto: Antara/ Akbar Tado

Jakarta: PT PLN (Persero) belum sepenuhnya mendukung kebijakan penggunaan rooftop solar. Sebab, kebijakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap ini akan menggerus konsumen PLN.

Data PLN menunjukkan, konsumen yang beralih ke rooftop solar mengalami kenaikan cukup signifikan hingga Oktober 2018. Dalam 10 bulan terakhir, kenaikannya mencapai 64 persen atau menjadi 553 pelanggan. 

"Kenaikannya 64 persen dalam waktu 2018 saja, jadi sudah mulai banyak," kata Direktur Bisnis Regional Jawa Bagian Timur, Bali dan Nusa Tenggara PLN Djoko Rahardjo Abumanan di kantor Ditjen Ketenagalistrikan, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018.

Dari data tersebut, mayoritas 270 pelanggan berada di wilayah Jakarta. Disusul Jawa Barat 108 pelanggan dan Jawa Timur 87 pelanggan serta Bali 28 pelanggan dan DIY 22 pelanggan. Sementara sisanya, Riau, Kepri, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jambi dan Bengkulu porsinya masih kecil.

Artinya potensi pergeseran konsumen PLN di Pulau Jawa lebih tinggi. Sebagaimana diketahui konsumsi listrik di Jawa merupakan yang paling tinggi. Melihat data tersebut, Djoko berharap penggunaan rooftop solar didorong untuk konsumen luar Jawa.

"Kalau bisa di luar Jawa," kata Djoko.

Kepala Divisi Niaga PLN Yuddy S Wicaksono menambahkan dorongan ke luar Jawa dalam arti untuk menurunkan biaya pokok penyeyediaan/produksi (BPP). Yuddy mengatakan BPP di Jawa cukup murah, sebaliknya di luar Jawa tinggi. Ia bilang dengan BPP yang murah di Jawa maka penggunaan PLTS Atap malah akan menjadi beban.

"Kalau BPP tinggi dibandingkan dengan PLTSA-nya tadi dengan harga 0,65 (Tarif Dasar Listrik/TDL), secara BPP kan jadi turun, Tapi kalau di Jawa jadi beban," ucap Yuddy.

Seperti diketahui Pemerintah telah menerbitkan ketentuan mengenai penggunaan rooftop solar atau panel surya. Ketentuan tersebut berbentuk Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Nomor 49 Tahun 2018 tentang penggunaan sistem pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap oleh konsumen PT PLN (Persero).



(Des)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

16 hours Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA