Pertamina Targetkan Pertengahan 2017 Kajian TMR East Natuna Selesai

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 06 Dec 2016 17:40 WIB
blok natuna
Pertamina Targetkan Pertengahan 2017 Kajian TMR East Natuna Selesai
Ilustrasi, Antara/Zabur Karuru.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menargetkan akan menyelesaikan kajian Technology Market Review (TMR) Blok East Natuna pada pertengahan tahun depan.

SVP Upstream Business Development Pertamina Denie S Tampubolon mengatakan konsorsium East Natuna yang terdiri dari PT Pertamina, ExxonMobil, dan PTT EP telah melanjutkan kajian pengembangan TMR tersebut.

Pengembangan TMR tersebut dibagi menjadi lima poin. Pertama adalah teknologi yang mampu memisahkan karbon dioksidan dan hidrokarbon atau gas processing technology optimalization. Kedua, evaluasi permukaan (surface) untuk injeksi karbon dioksida. Ketiga, rencana untuk infrastruktur transportasi gas. Keempat, terkait market gas. Dan kelima, pengembangan konsep.

"Lima aspek ini kita lagi kaji. Kita sebutnya ini TMR. Kita targetkan TMR selesai pertengahan tahun depan," kata Denie di Hotel Crowne, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (6/12/2016).

Denie menjelaskan, TMR memang sangat perlu diselesaikan karena merupakan fresh review terhadap semua aspek pengembangan lapangan East Natuna mengingat banyak parameter pengembangan serta kondisi makro ekonomi migas yang telah berubah dan sangat mempengaruhi keekonomian pengembangan.

Setelah selesai pembahasan tersebut, baik pemerintah dan kontraktor akan mendapatkan gambaran secara pasti tentang blok East Natuna. Hasil pembahasan itu juga bisa menjadi masukan untuk fiskal term bagi KKKS East Natuna.

"Kalau ini diselesaikan bisa mmendapatkan gambaran lbh pasti," ujar dia

Sementara itu secara paralel, Denie menabahkan diskusi dengan pemerintah terkait dengan kontrak bagi hasil (Production Sharing Contract/PSC) saat ini terus berlangsung. Ia berharap aktivitas fisiki segera cepat dilakukan.

"Sampai itu diselesaikan PSC ditandatangani dulu. Beberapa term yang belum pasti itu diparkir dulu lah istilahnya. Sehingga aktivitas fisik bisa terlaksana," tutup dia.


(SAW)