Pemprov Berpeluang Miliki Hak Kelola Lebih di Blok Rokan

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 04 Dec 2018 11:39 WIB
pertaminaBlok Rokan
Pemprov Berpeluang Miliki Hak Kelola Lebih di Blok Rokan
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati. (FOTO: Medcom.id/Husen Miftahudin)

Jakarta: PT Pertamina (Persero) membuka peluang bagi Pemerintah Provinsi Riau untuk memiliki hak kelola (participating interest/Pl) lebih dari 10 persen di Blok Rokan.

"Semuanya ada peluang," kata Dirut Pertamina Nicke Widyawati di Kementerian ESDM, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

Namun, kata Nicke, hal tersebut mesti dilakukan sesuai kaidah bisnis yang berlaku atau business to business (B to B). Skema b to b ini ditempuh karena sudah diatur dalam Peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2016 tentang Ketentuan Penawaran Participating Interest 10 persen pada Wilayah Kerja Minyak dan Gas Bumi.

"Dalam aturannya 10 persen itu wajib ditanggung Pertamina. Lebih dari itu business to business," tutur dia.

Gubernur Riau terpilih periode 2019-2024, Syamsuar, sebelumnya menginginkan daerahnya memperoleh hal kelola lebih di Blok Rokan. Hal ini menindaklanjuti penawaran 10 persen hak kelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Riau dari PT Pertamina yang akan mengelolanya secara penuh tiga tahun lagi, setelah dikelola PT Chevron Pacific Indonesia sejak 1971.

Menurut dia dengan hak kelola lebih dari 10 persen diharapkan dapat meningkatkan pemasukan bagi daerah. Pihaknya sudah menyiapkan BUMD yang akan menampung 10 persen hak kelola Rokan. Jika memungkinkan, dia ingin membahas dengan Pertamina terkait peluang memperbesar hak kelola tersebut secara kelaziman bisnis.

"Kalau 10 persen sudah jelas. Kalau ada pekerjaan yang bisa dikerjasamakan pada waktu mendatang, bisa saja nanti business to business, tergantung perundingan," kata Syamsuar di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jakarta, Kamis lalu.


(AHL)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

39 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA