BPH Migas: Vivo tak Jual Premium dan Solar Tahun Ini

Annisa ayu artanti    •    Senin, 08 Jan 2018 15:10 WIB
vivo
BPH Migas: Vivo tak Jual Premium dan Solar Tahun Ini
SPBU Vivo di Jakarta (Medcom/Annisa Ayu Artanti).

Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan PT Vivo Energy Indonesia (Vivo) tidak dapat menyalurkan BBM jenis premium dan solar di 2018.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan saat ini baru ada dua badan usaha resmi yang menyalurkan BBM tersebut ke seluruh pelosok NKRI yakni PT Pertamina (Persero) dan PT AKR Corporindo. Sementara Vivo belum bisa.

Vivo belum bisa mengalirkan BBM premium penugasan dan solar subsidi karena pada saat lelang tersebut Vivo tidak mengajukan proposal lelang.

"Jadi kalau ada badan usaha di luar lembaga di luar dua tadi yang ingin melakukan pendistribusian BBM penugasan dan subsidi silahkan mengajukan bisa mengajukan di akhir 2018," kata Fanshurullah di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, 8 Januari 2018.

Fanshurullah menjelaskan saat ini Vivo hanya menjual BBM jenis umum bukan menjual BBM jenis premium penugasan maupun BBM tertentu solar.

Vivo harus mengajukan proposal lelang jika ingin menyalurkan dua BBM tersebut. Jika berdasarkan penilaian, Vivo memiliki kompetensi, maka BPH Migas akan memberikan penugasan kepada Vivo.

"Kalau memang memenuhi kompetensi maka kami akan putuskan untuk mendapatkan penugasan," ujar dia.

Lebih lanjut, Fanshurullah menambahkan volume premium penugasan dan solar bersubsidi diatur dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Jika Vivo masuk sebagai badan usaha resmi yang menyalurkan BBM tersebut maka volume akan disesuaikan di APBN.

"Kalau yang dua ini (Pertamina dan AKR) sudah pasti lima tahun kedepan. Tinggal nanti volumenya akan disesuaikan dengan APBN. Tapi kalau nanti di 2018 akhir ada badan usaha yang mau ikut and kami berharap bisa saja," pungkas dia.


(SAW)