PLN Jatim Tunggu Instruksi Pusat Terkait Revisi Subsidi Tarif

Amaluddin    •    Jumat, 23 Sep 2016 15:13 WIB
plnsubsidi listrik
PLN Jatim Tunggu Instruksi Pusat Terkait Revisi Subsidi Tarif
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Metrotvnews.com, Surabaya: Rencana pemerintah memangkas subsidi listrik melalui PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) masih belum ada kejelasan. Sebab, PLN Distribusi Jawa Timur mengaku hingga saat ini belum menerima instruksi khusus dari pemerintah pusat terkait perihal tersebut.

"Kami memang mendengar tentang rencana itu, tapi seperti apa teknisnya dan kapan akan diberlakukan sampai saat ini kami belum dapat pemberitahuan lebih lanjut," kata Deputi Manager Komunikasi dan Bina Lingkungan PT PLN Distribusi Jatim, Pinto Raharjo, dikonfirmasi, Jumat (23/9/2016).

Baca: Cabut Subsidi Listrik Pelanggan 900 VA, Pemerintah Bisa Hemat Rp20 Triliun

Meski demikian, Pinto mengakui ada ketidaksinkronan data masyarakat yang layak menerima subsidi antara pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Dari data Dinas Sosial (Dinsos) Jatim, masyarakat miskin di Jatim sekitar 4,5 juta orang. Namun, jumlah itu berbeda dengan data dari Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K), yakni sekitar 497.000 orang masyarakat miskin di Jatim.

"Selama ini, PLN Distribusi Jatim melayani sekitar 8 juta pelanggan bersubsidi, maka dari itu sebenarnya yang lebih dibutuhkan adalah persamaan data, agar subsidi tarif listrik ini bisa tepat sasaran," katanya.

Saat ini, kata Pinto, PLN distribusi Jatim masih menunggu instruksi pemerintah pusat. Tujuannya semata-mata agar subsidi listrik dapat tepat sasaran. "Dengan survey baru yang dilakukan oleh semua pihak maka dapat diketahui data real masyarakat yang benar-benar membutuhkan," ujarnya.

Apalagi, menurut Pinto, saat ini masyarakat yang ingin mendaftar sebagai penerima subsidi tarif listrik cukup susah. Mereka terlebih dahulu harus mempunyai Kartu Sehat, Kartu Pintar dan lainnya.

Sekadar informasi, untuk tarif listrik subsidi 450 VA dihargai Rp405 per KWH. Untuk daya 900 VA di hargai sekitar Rp615 per KWH. Sedangkan untuk harga normal dengan daya 1300 VA dihargai PLN Rp1.457 per KWH.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA