Pembangunan PLTGU Jawa-3 Paling Cepat pada 2018

Annisa ayu artanti    •    Senin, 19 Jun 2017 19:06 WIB
pltgu cilegon
Pembangunan PLTGU Jawa-3 Paling Cepat pada 2018
Ilustrasi PLN (ANT/Zabur Karuru).

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah membatalkan tender Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Jawa-3 pada Juni 2017, PT PLN (Persero) menyatakan paling cepat pembangunan PLTGU Jawa-3 dilakukan pada 2018.

Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PLN Sofyan Basir karena pembangunan PLTGU Jawa-3 harus sesuai dengan pertumbuhan ekonomi. Ia menyebutkan, pertumbuhan ekonomi saat ini sudah terpenuhi dengan pembangkit-pembangkit listrik yang ada.

baca : PLN akan Buka Lelang PLTGU Jawa 3

Proyek PLTGU Jawa-3 dengan kapasitas maskimal 800 MW ini pun nantinya tidak akan melalui tender atau ditawarkan ke produsen listrik swasta (Independent Power Producer/IPP) melainkan penunjukan langsung kepada anak usaha PLN yakni PT Pembangkitan Jawa Bali dan PT Indonesia Power.

"Jadi itu (PLTGU Jawa-3) yang terakhir kita bangun, kalau memang sangat dibutuhkan baru kita bangun, sehingga kita serahkan ke anak perusahaan," kata Sofyan saat ditemui dalam program mudik bareng BUMN, di TMII, Jakarta Timur, Senin 19 Juni 2017.

Sofyan menjelaskan, PLTGU Jawa-3 merupakan jenis pembangkit peaker yang digunakan saat beban puncak saja yakni sekitar pukul 11 malam sampai pukul 4 pagi. Beban puncak sangat tergantung dengan besar dari kondisi pertumbuhan ekonomi nasional.

"Jadi begini, gas itu kan buat peaker, dia hidup dari pukul 11 malam sampai pukul 4 pagi saja. Nah, sekarang untuk cover itu sudah ada. Kalau pertumbuhan ekonomi makin besar baru untuk peaker, baru itu nanti kita hidupkan," jelas Sofyan.

Mantan Direktur Utama BRI ini juga menyebutkan dalam membangun PLTGU dibutuhkan waktu yang tidak lama, paling cepat satu tahun dan paling lama 1,5 tahun. Awal 2018 nanti, ia menambahkan kemungkinan pembangunan PLTGU Jawa-3 dimulai.

"Mungkin nanti kita awal tahun lah. Karena kan kalau gas itu 1,5 tahun kan jadi. Setahun bahkan bisa jadi," pungkas Sofyan.

 
(SAW)