Kementerian ESDM Sosialisasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 22 Jul 2017 14:16 WIB
subsidi listrik
Kementerian ESDM Sosialisasi Subsidi Listrik Tepat Sasaran
Ilustrasi. (FOTO: MI/Panca Syurkani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan sosialisasi subsidi listrik tepat sasaran untuk mewujudkan energi berkeadilan.

Sosialisasi yang digelar untuk humas internal di lingkungan Kementerian ESDM serta para humas di Kementerian/Lembaga (k/l). Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang komprehensif kepada seluruh humas pemerintah mengenai kebijakan subsidi tepat sasaran.

Mengutip dari laman Kementerian ESDM, Sabtu 22 Juli 2017, sosialisasi ini digelar juga untuk mengidentifikasi masukan-masukan dari para penyelenggara humas k/l terkait sosialisasi penerapan subsidi listrik tepat sasaran.

Diharapkan agenda ini dapat melahirkan strategi komunikasi baru yang lebih efektif. Selain itu, humas pemerintah juga diharapkan mendukung kebijakan yang sudah ditetapkan dan dapat turut menyosialisasikan kebijakan subsidi listrik tepat sasaran pada lingkungan kerja masing-masing hingga masyarakat luas.

Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik, Rosarita Niken Widyastuti mengatakan hal ini sejalan dengan tugas Bakohumas. Niken menjelaskan tiga tugas utama Bakohumas adalah melakukan sosialisasi, kampanye serta melakukan counter narasi dalam manajemen isu terhadap kebijakan yang ditetapkan Pemerintah. Untuk itu humas pemerintah harus menyiapkan strategi komunikasi yang detail.

"Tanpa dikelola komunikasi, ini akan menjadikan isu-isu negatif yang ditujukan pada pemerintah," ungkap Niken.




Guna memberikan pemahaman yang mendalam kepada anggota Bakohumas, Kementerian ESDM mendatangkan narasumber yang berasal dari Dirjen Ketenagalistrikan dan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Narasumber dari Ditjen Ketenagalistrikan banyak menjelaskan kepada peserta bagaimana latar belakang dan apa saja usaha Kementerian ESDM dalam penerapan kebijakan tersebut.

Senior Communication Strategy Specialist TNP2K, Rajeshanagara Sutedja menjelaskan variabel apa saja yang dijadikan pertimbangan dalam menentukan masyarakat layak ataupun tidak layak mendapatkan subsidi listrik.

Melengkapi pemahaman anggota Bakohumas yang telah disampaikan pada hari pertama. Kementerian ESDM juga membawa anggota Bakohumas meninjau langsung Pusat Pengatur Beban Jawa Bali (P2B JB) yang terletak di Gandul, Depok, Jawa Timur. Anggota Bakohumas dapat melihat langsung bagaimana PLN bekerja dalam memasok listrik ke masyarakat.

Peserta Bakohumas berkeliling mulai dari melihat Gardu Induk Tekanan Ekstra Tingi (GITET) dan Control Room P2B Gandul. Peserta Bakohumas menanyakan secara langsung bagaimana proses listrik dialirkan kepada seluruh konsumen, kapasitas dan distribusi listrik, serta permasalahan apa yang biasa terjadi dan penanganannya.


(AHL)