Bangun PLTM, PJT I Kucurkan Rp40 Miliar

Amaluddin    •    Rabu, 30 Nov 2016 06:10 WIB
listrik
Bangun PLTM, PJT I Kucurkan Rp40 Miliar
Ilustrasi pembangkit listrik. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf

Metrotvnews.com, Surabaya: Perum Jasa Tirta (PJT) I yang merupakan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) mengucurkan dana sebesar Rp40 miliar untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTM) Lodagung di Kelurahan Jegu, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, Jawa Timur.

Kepala Divisi SPAM dan PLTA/PLTM, Vonny C Setiawati, mengatakan proyek tersebut pertama kalinya dilakukan PJT I tanpa ada investasi dari pihak ketiga. Menurutnya, ini sesuai dengan PP 46 Tahun 2010.

"Kami diberikan kewenangan untuk optimalisasi aset. Salah satu aset kami adalah sumber daya air yang masih potensial kini mulai kami jadikan PLTM di Lodagung," kata Vonny, di Surabaya, Selasa (29/11/2016).

PLTM Lodagung merupakan program pengembangan usaha Perum Jasa Tirta I dalam investasi di bidang Energi Baru Terbarukan. Proyek ini memanfaatkan potensi tinggi jatuh (gross head) sebesar 12,50 meter di bagian pengambilan saluran irigasi Lodagung.

"Proyek ini kami targetkan selesai pada November 2017 mendatang dengan menghasilkan listrik sebesar 2 x 650 KW," ujarnya.

Menurut dia, air irigasi selama ini tersedia sepanjang tahun dengan ketersediaan debit sebesar 8,89 - 13,78 meter kubik perdetik.

Kata Vonny, air tersebut semula digunakan hanya untuk mengairi lahan pertanian dari Kabupaten Blitar hingga Tulungagung, selanjutnya akan dibangkitkan dan dapat menghasilkan tenaga listrik. Sebelum digunakan untuk mengairi sawah, air diambil langsung dari Waduk Wlingi menggunakan pipa intake teknologi siphon.

"Baru setelah itu kemudian air itu dialirkan melalui pipa pesat (penstock) yang saat ini masih dibangun. Lalu air memutar turbin dan turbin memutar generator, dan dikembalikan lagi ke saluran irigasi untuk mengairi lahan pertanian," terangnya.

Rencananya energi listrik tersebut akan diinterkoneksikan dengan Jaringan Tegangan Menengah (JTM) 20 kV milik PLN di Gardu Induk Wlingi. Diharapkan pasokan listrik baru dari PLTM ini mampu menambah dukungan sebesar 1,7 MVA (10,22 persen) dari total kekurangan sebesar 16,62 MVA yang dibutuhkan untuk wilayah Blitar dan sekitarnya.


(SAW)