Teknologi Sertecpet Solusi Peningkatan Lifting Migas

   •    Kamis, 10 Aug 2017 16:30 WIB
migasmedia group
Teknologi Sertecpet Solusi Peningkatan <i>Lifting</i> Migas
CEO President Sertecpet Holding Angel Eduardo Lopez. (FOTO: Metrotvnews.com)

Metrotvnews.com, Jakarta: Media Group menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan teknologi minyak asal Ekuador, Sertecpet. Perusahaan itu memiliki produk alat pompa pengeboran minyak yang lebih efisien dan murah.

Penandatanganan nota kesepahaman dilakukan Deputi Chairman Media Group Lestari Moerdijat dengan CEO President Sertecpet Holding Angel Eduardo Lopez. Chairman Media Group Surya Paloh turut sebagai saksi nota kesepahaman antara kedua pihak.

Dalam penandatanganan itu, turut ditampilkan prototipe bernama smart jet pump. Penemu alat ini ialah orang Ekuador dan produknya telah dipatenkan di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Rusia, dan Kanada.

Kerja sama ini ialah business to business antara Media Group dari Indonesia dan perusahaan swasta Sertecpet Holdings asal Ekuador.

Baca: Media Group Teken Kerjasama dengan Perusahaan Ekuador Sertecpet

CEO Sertecpet Eduardo Lopez menjelaskan produknya kini telah dipakai di beberapa negara di Amerika Latin, Timur Tengah dan Afrika Utara. Satu mesin pompa dapat mengebor sekitar 9.000 barel per harinya.

"Produk ini bisa menghasilkan lebih banyak minyak per barel per harinya dari sistem pengeboran yang sudah ada," kata Eduardo di kantor Media Group, Gedung The Plaza, Jakarta Pusat.

Produk smart jet pump miliknya, klaim Eduardo, bisa menekan biaya produksi pengeboran minyak dengan hasil tinggi. Hal ini menjadi jawaban produksi minyak sumur-sumur tua di Indonesia.

Eduardo menilai pasar Asia, khususnya Indonesia, amat potensial bagi produknya. Dengan pompa milik Sertecpect, perusahaan migas tidak butuh waktu lama untuk mengganti teknologi di sumur yang sudah tua.

Peralihan dari teknologi baru itu hanya membutuhkan satu hingga dua tahun. Ini tergolong sangat cepat ketimbang lima tahun hingga tujuh tahun dengan menggunakan mesin lain.

"Sangat penting untuk bisa berbagi dengan perusahaan swasta maupun internasional dan lokal tentang kapasitas penyediaan semua teknologi ini," tandasnya. (Media Indonesia)

 


(AHL)