Usai Ambil Alih Saham ExxonMobil di JTB

Pertamina EP Cepu Siap Lakukan Pengeboran

Annisa ayu artanti    •    Senin, 13 Nov 2017 18:16 WIB
pertamina ep
Pertamina EP Cepu Siap Lakukan Pengeboran
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Jakarta: Usai melakukan pengambilalihan saham ExxonMobil di Lapangan Jambaran Tiung Biru (JTB), PT Pertamina EP Cepu (PEPC) akan melakukan beberapa kegiatan di tahun depan. Salah satu yang akan dilakukan adalah pengeboran sumur dan pembangunan Gas Processing Facility (GPF).

Direktur Utama PEPC Adriansyah menyebut, pada 2018, pihaknya akan membangun dua sumur dan pada 2019 membangun empat sumur. Namun untuk anggaran investasi tersebut, Adriansyah belum bisa memutuskan. PEPC saat ini tengah menghitung anggaran tersebut.

"Sudah ada (anggaran) untuk tahun depan. Tapi kan belum putus. Kan kita menghitung dulu. Tahun depan apa yang bisa kita kerjakan," kata Adriansyah, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin 13 November 2017.

Namun sayangnya, Adriansyah juga belum mau merinci mengenai besaran nilai biaya yang dikeluarkan untuk akuisisi saham ExxonMobil. Ia meminta untuk menanyakan hal tersebut langsung kepada Senior Vice President Upstream and Development Pertamina Denny S Tampubolon.

"Saya tidak bisa bilang, biar Pak Denny saja. Itu ditangani langsung persero," ucap dia.

Lalu usai alih saham ini, Adriansyah mengaku tidak ada perubahan pembagian saham kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). BUMD tetap sebesar 9,2 persen. Sedangkan PEPC menjadi 82,8 persen dan Pertamina EP delapan persen.

"Tidak (ada perubahan share BUMD). (BUMD) Sementara ini mereka masih komit," ucap dia.

Adapun kontrak lapangan Jambaran Tiung Biru disebutkannya berlaku sampai dengan 2035. Penyerahan dokumen pengalihan pengelolaan lapangan Jambaran Tiung Biru dari ExxonMobil ke Pertamina EP Cepu disaksikan langsung hari ini oleh Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar.


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA