Menikmati BBM Satu Harga di Kalimantan Utara

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 01 Dec 2017 15:23 WIB
bbm satu harga
Menikmati BBM Satu Harga di Kalimantan Utara
Ilustrasi BBM Pertamina. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Berau: Sebuah SPBU di Kecamatan Biduk Biduk Kabupaten Berau Provinsi Kalimantan Timur saat ini telah beroperasi. SPBU ini merupakan bagian dari Program BBM Satu Harga.

"Saat ini secara nasional Pertamina sudah merealisasikan 31 titik lembaga penyalur BBM di wilayah 3T di seluruh Indonesia," tutur Area Manager Communication & Relations Kalimantan Alicia Irzanova dalam siaran persnya, Jumat, 1 Desember 2017.

Sebelumnya warga Biduk Biduk mendapatkan BBM dari pengecer yang membeli dari APMS terdekat yang berjarak 80 kilometer (km). Ini menyebabkan harga eceran premium mencapai Rp10 ribu hingga Rp12 ribu per liter.

"Dengan hadirnya SPBU nomor 65.773.003 di Kecamatan Biduk Biduk ini, masyarakat bisa mendapatkan produk solar dengan harga Rp5.150 per liter dan premium Rp6.450 per liter," tutur dia.

Sama seperti titik lembaga penyalur lainnya dalam Program BBM satu harga, SPBU ini terletak di daerah yang sulit diakses. Untuk menyuplai SPBU tersebut, Pertamina mengirim BBM dari Jobber Berau yang berjarak 270 km dengan waktu tempuh hingga delapan jam.

Sebagian besar medan perjalanan masih berupa tanah membuat perjalanan sulit ditempuh oleh truk tangki Pertamina dan berpotensi terperosok terutama dalam kondisi hujan.
 
Di wilayah Kalimantan, Pertamina sudah merealisasikan enam dari 15 titik target BBM Satu Harga yaitu Long Apari Kabupaten Mahakam, Jagoi Babang Kabupaten Bengkayang Kalimantan Barat, Krayan Kalimantan Utara, Danau Sembuluh Kabupaten Seruyan, SPBU Paloh Kabupaten Sambas Kalimantan Barat, dan SPBU Biduk Biduk di Kabupaten Berau Kalimantan Utara.
 
Mendistribusikan BBM ke titik-titik tersebut bukan merupakan hal mudah. Jalan darat hampir dipastikan memiliki kondisi yang sulit diakses, moda transportasi yang digunakan juga sangat tergantung pada kondisi alam di titik tersebut.
 
Untuk mendistribusikan BBM ke Long Apari, Kalimantan Timur, distribusi dari Samarinda harus menempuh jalur darat yang memakan waktu lebih dari 10 jam dan BBM tersebut dipindahkan ke kapal motor tank ke Long Bagun dan selanjutnya dipindahkan ke drum berkapasitas 200 liter menggunakan long boat, truk, dan terakhir menggunakan ketinting ke lembaga penyalur di Long Apari.

Di SPBU Kabupaten Seruyan, Kecamatan Danau Sembuluh, suplai didapat Terminal BBM Sampit yang berjarak sekitar 200 km dengan kondisi jalan 70 persen masih berupa tanah sehingga harus ditempuh oleh truk tangki selama 6-7 jam.

Pendistribusian BBM di Kecamatan Paloh, Kalimantan Barat harus ditempuh dengan menaikkan mobil tangki ke kapal fery untuk meyeberangi sungai dan kemudian dilanjutkan dengan jalan tanah yang berlumpur.

BBM satu harga dicanangkan Pemerintah untuk mengupayakan pemerataan biaya di seluruh Indonesia dan sebagai salah satu implementasi Instruksi Presiden (InPres) serta merealisasikan Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016, perihal percepatan Pemberlakuan Satu Harga Jenis BBM Tertentu (JBT) & Jenis BBM Khusus Penugasan (JBKP) secara nasional sejak 1 Januari 2017.

 


(AHL)

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

The Fed Naikkan Suku Bunga AS

1 day Ago

Federal Reserve AS atau bank sentral AS pada akhir pertemuan kebijakan dua harinya pada Rabu wa…

BERITA LAINNYA