Banyak TKI di Sektor Hulu Migas Lari ke Luar Negeri

Nia Deviyana    •    Jumat, 09 Nov 2018 15:45 WIB
skk migas
Banyak TKI di Sektor Hulu Migas Lari ke Luar Negeri
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Ciloto: Sektor hulu migas menjadi salah industri yang cukup mandiri dengan banyak Sumber Daya Manusia (SDM) lokal berkualitas. Sayangnya, banyak yang memilih bekerja di luar negeri.

"Faktor gaji tentunya jadi motivasi mereka," ujar Manajer Senior SDM KKKS SKK Migas Daniel Kurnianto di Ciloto, Jawa Barat, Kamis, 7 November 2018.

Dengan fakta itu, SKK Migas membuat program pengembangan karier internasional bagi pekerja Indonesia, baik untuk level junior, staf, dan manager.

"Biasanya dengan pertukaran TKA dengan TKI, atau kalau buka cabang di luar negeri yang kita rekrut orang-orang kita juga," tambahnya.

Sejak 2010 setidaknya ada 1.048 TKI yang mengikuti program pengembangam intenasional. Namun Daniel tidak memungkiri penurunan harga minyak membuat KKKS sedikit melakukan efisiensi terhadap program ini.

Berdasarkan data SDMSO SKK Migas, jumlah tenaga kerja Indonesia di sektor ini terus mengalami penurunan. Rinciannya pada 2015 sebanyak 31.745 pekerja, pada 2016 sebanyak 29.863 pekerja, pada 2017 sebanyak 26.811 pekerja, dan pada 2018 sebanyak 24.739 pekerja.

Sementara untuk tenaga kerja asing, jumlahnya juga terus mengalami penurunan dengan rincian pada 2015 sebanyak 1.022 pekerja, pada 2016 sebanyak 668 pekerja, pada 2017 sebanyak 405 pekerja, dan pada 2018 sebanyak 312 pekerja.


(AHL)