BPH Migas: Pertamina tak Perlu Izin Bangun SPBU Mini

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 11 Dec 2018 20:49 WIB
spbu
BPH Migas: Pertamina tak Perlu Izin Bangun SPBU Mini
Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa. Medcom/Arif.

Jakarta: Kepala Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) Fanshurullah Asa mengatakan PT Pertamina (Persero) tidak perlu izin untuk membangun stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mini di berbagai daerah.

Sebagai perusahaan negara, Pertamina memiliki kekhususan untuk membangun fasilitas penyaluran bahan bakar di tanah air. Dia mendukung badan usaha milik negara (BUMN) ini untuk memperbanyak fasilitas hingga ke pelosok desa.

"Itu enggak perlu izin lagi. Pertamina itu BUMN kebanggaan kita. Pertamina harus hadir, tidak boleh kalah sama swasta," kata pria yang akrab disapa Ifan itu di kantornya, Jakarta Selatan, Selasa, 11 Desember 2018.

Sebetulnya, kata dia, Pertamina telah memulai membangun SPBU mini yakni G-Lite saat terjadi gempa dan tsunami di Palu dan sekitarnya. Dia bilang banyak stok BBM yang dikirim Pertamina dari Jakarta ke daerah tersebut.

"Jadi ada beberapa SPBU tidak bisa jualan, nah G-Lite ini yang ditaruh ke beberapa lokasi untuk membantu distribusi BBM di sana," tutur dia.

Sebelumnya Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati melontarkan wacana pembangunan SPBU mini dengan menggandeng badan usaha milik daerah (BUMD). Dia mengatakan SPBU mini tersebut akan dibangun di 77 ribu desa.

"Ada 77 ribu BUMD buat SPBU," ujar Nicke.

Pernyataan tersebut sekaligus menjawab mengenai kompetitor Pertamina, ExxonMobil yang berencana membuka 10 ribu SPBU mini di daerah. Beberapa telah dibuka di Purwakarta. Nicke menganggap kompetisi sebagai hal yang lumrah dalam berbisnis.

"Persaingan itu biasa-biasa saja, kita hadapi saja," ucap Nicke.


(SAW)


Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

Tarif Kargo Udara Naik Ratusan Persen

5 hours Ago

Tiga maskapai penerbangan yakni Garuda Indonesia, Lion Air dan Sriwijaya melakukan kebijakan me…

BERITA LAINNYA