Ide Penerapan Elpiji Satu Harga Perlu Dikaji Ulang

Gervin Nathaniel Purba    •    Jumat, 25 Nov 2016 13:11 WIB
berita dpr
Ide Penerapan Elpiji Satu Harga Perlu Dikaji Ulang
(Foto:Antara/Adeng Bustomi)

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi VII DPR memuji ide pemerintah yang berencana menerapkan elpiji satu harga di seluruh Indonesia. Namun, terdapat beberapa hal yang perlu dikaji sebelum menerapkan kebijakan tersebut.

Anggota Komisi VII DPR Satya Yuda memuji ide pemerintah tersebut, namun ia sekaligus mengingatkan pemerintah agar melakukan perhitungan ulang harga subsidi yang pernah ditetapkan bersama DPR.

"Mengingat elpiji tiga kilogram adalah bersubsidi, maka perlu dilakukan perhitungan ulang dari harga yang ditetapkan bersama dengan DPR. Mengingat harga eceran elpiji di daerah berbeda-beda," ujar Satya melalui pesan singkat, Jumat (25/11/2016).

Menurut Satya, perhitungan ulang tersebut akan dibahas bersama antara pemerintah, dalam hal ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Alam (ESDM) dengan Komisi VII DPR. Pembahasan akan dilakukan pada awal Desember 2016.

"Awal Desember kita bisa rapat kerja (raker) dengan Menteri ESDM," katanya.

Terkait elpiji satu harga, Satya menyarankan kepada pemerintah agar pola distribusi dilakukan tertutup. "Supaya tidak membengkak subsidinya," kata dia.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Kementerian ESDM (Dirjen Migas) IGN Wiratmaja Puja mengatakan, saat ini wacana elpiji satu harga sedang dibahas oleh pemerintah. Ia berharap bisa terlaksana secepatnya.

"Sedang dibahas. Karena dengan sistem ini berjalan, satu harga, semua untuk yang mendapat subsidi," ujar Wiratmaja.


(ROS)