Pertemuan IMF-Bank Dunia 2017

Sri Mulyani: Kesepakatan dengan Freeport Segera Rampung Sebelum Akhir Tahun

Suci Sedya Utami    •    Jumat, 13 Oct 2017 12:33 WIB
freeportimf-world bank
Sri Mulyani: Kesepakatan dengan Freeport Segera Rampung Sebelum Akhir Tahun
Menteri Keuangan Sri Mulyani saat menghadiri pertemuan IMF-Bank Dunia 2017. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Washington DC: Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan negosiasi antara pemerintah dengan PT Freeport Indonesia masih berlanjut. Dia mengatakan kesepakatan akan segera diselesaikan dan diharapkan bisa terjadi sebelum akhir 2017.

Hal itu disampaikan oleh Ani di sela-sela pertemuan tahunan IMF-World Bank 2017 di Washington DC, Amerika Serikat dalam sesi wawancara yang dikutip dari CNBC, Jumat 13 Oktober 2017.

"Saya pikir kami akan terus berusaha semaksimal mungkin untuk membuatnya lebih awal dari itu. Kami akan berusaha melakukan yang terbaik dan saya pikir komunikasi terus berlanjut dengan baik," kata Ani.

Ani menjelaskan, dalam negosiasi tersebut, ada empat poin besar yang patut digarisbawahi, pertama mengenai perpanjangan operasi hingga 2041. Kedua mengenai kesepakatan membangun smelter.

Seperti diketahui Freeport McMoran, induk PTFI akan membangun smelter kedua di Indonesia dan berencana menginvestasikan USD17 miliar dan USD20 miliar di tambang Grasbers antara sekarang dan 2031.

Ketiga yakni divestasi 51 persen seperti yang diinginkan pemerintah. Keempat kepastian investasi dan kepastian fiskal yang diharuskan memberikan porsi atau keuntungan yang lebih besar bagi Indonesia.

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini paham bahwa tentu kedua belah pihak memiliki concern yang berbeda. Namun dirinya mengatakan telah berbicara dengan CEO Freeport Mc-Moran Richard Adkerson untuk
mendengarkan pandangan masing-masing.

"Saya benar-benar percaya bahwa kedua belah pihak memiliki niat dan kemauan yang kuat untuk menghasilkan kesepakatan yang baik yang menguntungkan orang Indonesia dan Freeport," jelas dia.

 


(AHL)