PGN Saka Terapkan Praktik Bisnis Sesuai ISO 26000

Eko Nordiansyah    •    Senin, 12 Feb 2018 12:48 WIB
perusahaan gas negara (pgn)
PGN Saka Terapkan Praktik Bisnis Sesuai ISO 26000
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Saiful Bahri)

Jakarta: PT Saka Energi Indonesia (PGN Saka), sebagai salah satu anak perusahaan dari PT Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk (PGN), berkomitmen menciptakan tanggung jawab sosial atau Corporate Social Responsibility (CSR) yang bernilai strategis dan memiliki keunggulan kompetitif bagi pertumbuhan bisnis perusahaan.

Direktur Utama Saka Energi Tumbur Parlindungan mengatakan, PGN Saka tidak lagi dihadapkan pada tanggung jawab yang hanya berpijak pada single bottom line yaitu nilai perusahaan yang direfleksikan dalam kondisi keuangannya saja. Namun, PGN Saka telah menjalankan kegiatan CSR dengan berpijak pada triple bottom lines yang merefleksikan pada nilai sosial dan lingkungan.

"Dengan tujuan menjamin perusahaan tumbuh secara berkelanjutan PGN Saka menyakini bahwa keberlanjutan perusahaan hanya akan terjamin apabila perusahaan melakukan praktik bisnis yang beretika berstandar internasional melalui penerapan ISO 26000," ujarnya, di Hotel Sultan, Jakarta, Senin, 12 Februari 2018.

Dirinya menambahkan daya saing korporasi termasuk akses ke keuangan dan mengembangkan kemitraan dapat ditingkatkan serta praktik manajemen risiko dan hubungan perusahaan dengan para pemangku kepentingan juga dapat ditingkatkan. ISO 26000 merupakan standar pedoman yang bersifat sukarela tentang tanggung jawab sosial suatu institusi.

Menurutnya itu semua mencakup semua faktor badan publik maupun swasta, di mana prinsip-prinsip didalamnya telah diterapkan oleh PGN Saka meliputi tata kelola organisasi, hak asasi manusia, praktik ketenagakerjaan, lingkungan, dan prosedur operasi yang wajar dengan memiliki SOP yang etis bisnis.

"Dan juga keterlibatan serta pengembangan masyarakat yang menyesuaikan konteks lokal, partisipasi aktif pemangku kepentingan, dan berkomitmen dengan isu pengembangan yang berkelanjutan," jelas dia.

Penerapan standar ini harus terintegrasi di dalam semua kegiatan usaha perusahaan dalam rangka penciptaan nilai bersama. Maka, upaya self adoption ISO 26000 akan dilakukan oleh PGN Saka saat ini melalui sosialisasi dalam bentuk seminar dengan harapan terjadinya peningkatan kesadaran pemangku kepentingan terhadap konsep dan nilai-nilai tanggung jawab sosial.


(ABD)


Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

Pelopor Teh Celup itu Harus Tumbang

10 hours Ago

Pailitnya Sariwangi menjadi salah satu berita yang cukup mengejutkan. Padahal, Sariwangi telah …

BERITA LAINNYA