PGN Dapat Suplai Gas dari Husky

   •    Sabtu, 15 Apr 2017 10:56 WIB
perusahaan gas negara (pgn)
PGN Dapat Suplai Gas dari Husky
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Gas Negara persero Tbk (PGN) mendapatkan tambahan pasokan gas bumi untuk wilayah Jawa Timur (Jatim) dari Husky CNOOC Madura Limited (HCML).

Pasokan gas mulai mengalir pada Mei 2017 dengan volume yang disalurkan bertahap, mulai 20 juta kaki kubik per hari (mmscfd) hingga lebih dari 100 mmscfd.

Menurut Direktur Komersial PGN Danny Praditya, peningkatan pasokan dari HCML dilakukan seiring dengan tingkat kebutuhan pasar gas bumi di Jatim. Pasokan gas HCML berasal dari lapangan BD dan akan disalurkan dari titik serah di Stasiun Semare ke jaringan pipa existing PGN di Pasuruan.

Baca: Tambah PAD, Dumai-PGN Garap Proyek Gas

"Pasokan gas HCML akan berlangsung selama 20 tahun sehingga pasokan gas untuk pelanggan PGN di Jatim mulai Surabaya, Gresik, Sidoarjo, Mojokerto, hingga Pasuruan semakin andal," ungkap Danny via rilis.

Keandalan pasokan gas bumi ke pelanggan, lanjut dia, menjadi salah satu fokus utama PGN. Untuk mewujudkan keandalan pasokan tersebut, PGN memiliki program PGN 360 Integrated Solution.

Dengan program PGN 360 Integrated Solution, PGN memastikan dan menyelesaikan seluruh permasalahan pelanggan terkait dengan pemanfaatan gas bumi.




"Dalam PGN 360 Integrated Solution, misalnya dalam hal pasokan gas, PGN tidak hanya bergantung pada satu sumber lapangan gas. Dengan jaringan infrastruktur pipa gas yang terintegrasi, pasokan gas bisa didapat dari berbagai lapangan gas bumi," jelas Danny.

Pada kesempatan terpisah, anggota Komisi VII DPR Dito Ganinduto meminta pemerintah melindungi industri pupuk nasional dengan menekan harga jual gas industri agar bisa lebih kompetitif dan bersaing dengan pupuk impor.

"Kita memang punya gas, tapi tidak efisien, salah satunya karena harga jual gas ke industri mahal," kata Dito.

Untuk itu, ia mengharapkan harga jual gas ke industri yang pernah dijanjikan di bawah USD6 per mmbtu bisa direalisasikan. Kini industri masih membeli gas di kisaran USD6 per mmbtu. (Media Indonesia)


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA