18 Juta Rumah Tangga Golongan Mampu Nikmati Subsidi Listrik

Desi Angriani    •    Rabu, 14 Jun 2017 06:45 WIB
listriktarif listriksubsidi listrik
18 Juta Rumah Tangga Golongan Mampu Nikmati Subsidi Listrik
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menemukan setidaknya ada sebanyak 18 juta rumah tangga dari total 45 juta penerima subsidi listrik berasal dari golongan mampu. Hal ini tentu perlu dicermati agar subsidi yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang PS Brodjonegoro merinci, dari jumlah tersebut, sebanyak 22,8 juta rumah tangga memakai subsidi 450 VA dan 22,3 juta rumah tangga menggunakan subsidi 900 VA.

"Selisih 18 juta pelanggan 900 VA yang sebenarnya tidak termasuk kelompok rumah tangga penerima subsidi," kata Bambang, di ruang rapat Komisi XI DPR RI, Kompleks Senayan Jakarta, Selasa 13 Juni 2017.

Berdasarkan temuan ini, Bappenas mengidentifikasi seharusnya hanya 25,78 juta rumah tangga se-Indonesia yang menikmati subsidi dari pemerintah. Namun, setelah dilakukan penyisiran kembali pihaknya memutuskan untuk memberikan subsidi kepada 19 juta rumah tangga.  

Sisanya akan mengalami kenaikan tarif secara bertahap yang dilaksanakan mulai 1 Januari, 1 Maret dan 1 Mei 2017. "Jadi kami putuskan hanya 19 juta rumah tangga yang berhak menerima subsidi selebihnya akan mengalamin kenaikan tarif secara bertahap," tuturnya.

Oleh sebab itu, masih kata Bambang, ke depan pemerintah akan fokus memberikan subsidi listrik bagi rumah tangga dengan pendapatan rendah. Pemerintah pun, lanjut Bambang, membuka pendaftaran bagu rumah tangga miskin yang belum terdaftar.

"Maka pemerintah akan fokus pada rumah tangga berpendapatan rendah. Pemerintah tetap membuka kesempatan bagi rumah tangga miskin yang mungkin terlewat untuk dapat subsidi. Tapi tentunya harus mendapatkan verifikasi dan itu tugasnya kementerian sosial," tegas mantan Menteri Keuangan ini.

 


(ABD)

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif
Biaya Isi Ulang Uang Elektronik Diatur

YLKI Sebut Masyarakat Harusnya Diberikan Insentif

47 minutes Ago

Seharusnya Bank Indonesia (BI) memberikan insentif bagi masyarakat karena sudah membantu menjal…

BERITA LAINNYA