Bos Pertamina: CSR Investasi Pertumbuhan Perusahaan

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 24 Nov 2016 11:09 WIB
pertamina
Bos Pertamina: CSR Investasi Pertumbuhan Perusahaan
Ilustrasi Gedung Pertamina. (FOTO: Antara/Andika Wahyu)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) berkomitmen mengembangkan masyarakat sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (corporate social responsibility/CSR) di semua area operasi perusahaan. CSR Pertamina merupakan bentuk investasi perusahaan untuk kelangsungan organisasi agar tidak tumbuh sendiri melainkan berkembang dengan masyarakat sekitar dan saling memberikan manfaat (fair shared value).

"CSR tidak lagi menjadi sebuah kewajiban dari perusahaan, tapi justru menjadi kebutuhan untuk membangun sustainbility growth perusahaan ke depan. Pemerintah juga mempunyai komitmen terhadap lingkungan karena itu kami dukung," ujar Direktur Utama Pertamina Dwi Soetjipto dalam keterangan tertulisnya, Kamis (24/11/2016).

Menurut Dwi, CSR Pertamina memiliki visi menuju kehidupan lebih baik dengan dua misi yang ditargetkan. Pertama, melaksanakan komitmen perusahaan atas tanggung jawab sosial dan lingkungan yang akan memberikan nilai tambah kepada semua pemangku kepentingan untuk mendukung pertumbuhan perusahaan.

Kedua, melaksanakan tanggung jawab perusahaan dan kepedulian sosial untuk pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Menurut dia, secara internal, tujuan CSR Pertamina adalah membangun hubungan yang harmonis dan kondusif dengan semua pemangku kepentingan untuk mendukung pencapaian tujuan perusahaan, terutama dalam membangun reputasi perusahaan.

Vice President Corporate Communication Pertamina Wianda Pusponegoro menambahkan tanggung jawab sosial dan lingkungan Pertamina adalah program yang berkelanjutan, memprioritaskan penerima manfaat di sekitar wilayah terdekat operasional perusahaan dan daerah terkena dampak, bertanggung jawab terhadap dampak operasi, mengembangkan energi ramah lingkungan (energi hijau), serta dikomunikasikan dengan pelaksanaan sosialisasi dan publikasi yang efektif.

CSR Pertamina mencakup empat inisiatif pemberdayaan, yaitu peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan kesehatan, peningkatan kualitas lingkungan hidup, peningkatan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat serta melaksanakan suatu program khusus, yaitu Pertamina Peduli yang  merupakan kepedulian perusahaan  terhadap para  korban bencana  alam  yang terjadi di Tanah Air.

"Kegiatan CSR yang dilaksanakan Pertamina juga diarahkan untuk  mendukung pencapaian Proper Hijau dan Emas di unit-unit operasi dan anak perusahaan untuk pertumbuhan nilai korporasi," jelas dia.

Pakar CSR dari Universitas Padjadjaran Risna Resnawaty menilai prestasi Pertamina meraih enam Proper Emas tahun lalu sangat luar biasa. Hal ini menegaskan bahwa Pertamina merupakan perusahaan milik bangsa Indonesia yang sangat peduli terhadap pengembangan dan pemberdayaan masyarakat.

"Prestasi yang diraih merupakan gambaran bahwa Pertamina telah benar-benar bekerja keras turut berkontribusi dalam pembangunan negeri ini," ujarnya.

Apabila dilihat dari pelaksanaan CSR oleh Pertamina dari waktu ke waktu, tambah Risna, Pertamina saat ini menitikberatkan program CSR peningkatan kemandirian masyarakat dan pelaksanaan pembangunan berkelanjutan. Program CSR Pertamina sudah tidak lagi didominasi oleh kegiatan bantuan (charity) yang menyebabkan ketergantungan dari masyarakat terhadap perusahaan.

Menurut Risna, selama ini tidak pernah ada ketentuan yang menyatakan harus berapa besar dana CSR digelontorkan oleh sebuah perusahaan. Besarnya dana CSR sangat ditentukan oleh kemampuan, kebijakan internal, good will, serta altruisme dari perusahaan.

"Semakin besar persentase dana CSR yang dikeluarkan tentu akan memberikan dampak yang positif bagi masyarakat. Tantangannya adalah seberapa besar dana tersebut digunakan untuk CSR yang benar-benar memberdayakan," pungkas dia.


(AHL)