Permintaan Listrik Diyakini Menurun Karena Libur Lebaran

Eko Nordiansyah    •    Senin, 19 Jun 2017 19:49 WIB
pln
Permintaan Listrik Diyakini Menurun Karena Libur Lebaran
Direktur Utama PLN Sofyan Basir. ANT/Puspa Perwitasari.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) meyakini jika permintaan listrik akan mengalami penurunan selama libur lebaran. Salah satu penyebabnya adalah libur lebaran tahun ini yang lebih lama dari tahun sebelumnya sehingga membuat banyak industri yang tak beroperasional.

Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan, dalam libur lebaran biasanya permintaan listrik akan turun hingga 40 persen. Penurunan tersebut, lanjut dia, yang paling besar adalah disebabkan oleh turunnya permintaan listrik industri.

"Biasanya kalau lebaran turun luar biasa drastis, kira-kira bisa 30 sampai 40 persen turun secara nasional. Itu dari pengalaman lalu-lalu, dari industri yang terbesar," ujarnya di JCC, Senayan, Jakarta, Senin 19 Juni 2017.

Dirinya menambahkan, permintaan listrik akan kembali normal dalam waktu seminggu pasca lebaran. Pasalnya pada waktu tersebut, pabrik-pabrik sudah akan memulai proses produksinya sehingga membutuhkan pasokan listrik.

Lebih lanjut, Sofyan menjamin jika selama libur lebaran tidak akan ada pemadaman listrik. Jika ada gangguan terhadap jaringan listrik,  PLN akan menyelesaikannya dalam hitungan jam.

"Adanya gangguan seperti pohon jatuh, mobil nabrak tiang, ya kan mati listriknya. Kalau pemadaman itu dengan disengaja, bahwa pemasokan tidak cukup harus melakukan pemadaman, atau pemeliharaan jaringan, ada gardu meledak. Tapi itu hanya gangguan berjam-jam selesai," pungkas dia.

Selain itu, PT PLN (Persero) membuat tim khusus pemantau kelistrikan saat Lebaran yang diberi nama tim piket Lebaran 24 jam. Tim ini ertugas di kantor-kantor cabang PLN di daerah untuk berjaga-jaga dan mengamankan pasokan listrik selama musim Lebaran.


(SAW)

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

TNI Gagalkan Penyelundupan 24 Ton Garam Ilegal

13 hours Ago

Aparat TNI AL Wilayah Dumai, Riau, menangkap sebuah kapal motor kayu yang diduga mengangkut 24 …

BERITA LAINNYA