BPH Migas Targetkan Revisi Perpres 191 Selesai Semester Ini

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 16 May 2018 06:11 WIB
migas
BPH Migas Targetkan Revisi Perpres 191 Selesai Semester Ini
Illustrasi (Dok: AFP).

Jakarta: Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menargetkan revisi Peraturan Presiden Nomor 191 tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran Bahan Bakar Minyak selesai sebelum Lebaran 2018.

Kepala BPH Migas Fanshurullah Asa mengatakan dengan selesainya revisi ini maka volume premium akan diperbesar dan distribusikan keseluruh wilayah Indonesia. Berdasarkan data BPH Migas pada 2017 realisasi penyaluran premium di wilayah Jawa Madura Bali (Jamali) mencapai 5,1 juta kiloliter (kl). Jika Perpes ini selesai maka volume akan bisa mencapai 12,5 kl.

"Sekarang kita kasih 7,5 juta kl untuk hanya jamali sementara data BPH Migas 2017 Jamali 5,1 juta kl. Artinya kalau nanti setelah perpres kelar dan permen keluar, minimal kuota premium sebesar 12,5 juta," kata Fanshurullah di Hotel Bidakara, Jakarta, Selasa, 15 Mei 2018.

Fanshurullah menjelaskan, revisi ini ditargetkan rampung para semeser pertama tahun ini. Sekarang revisi Perpres sudah diproses tinggal menunggu paraf Kementerian Keuangan, Kementerian Kordinator Bidang Perekonomian, dan Presiden. Setelah itu Kementerian ESDM akan menerbitkan aturan turunan berupa Peraturan Menteri ESDM.

"Perpres 191 jadi lagi diproses kalau rapat di Menko Ekonomi dan ESDM tinggal paraf Menkeu, ke Kemenko dan ke presiden. Nanti ESDM juga bakal menerbitkan Permen yang menegaskan penyaluran premium di seluruh NKRI," jelas dia.

Lebih lanjut untuk implementasi dari aturan turunan itu, Fanshurullah menambahkan akan memanggil manajemen Pertamina. Dalam aturan turunan akan menyinggung dari kesiapan infrastruktur.


(SAW)