Harga BBM Bisa Turun Lagi

Suci Sedya Utami    •    Selasa, 12 Feb 2019 11:08 WIB
pertaminapertamaxharga bbm
Harga BBM Bisa Turun Lagi
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar. (FOTO: Medcom.id/Annisa Ayu)

Jakarta: Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar mengatakan masih ada potensi bagi harga bahan bakar minyak (BBM) untuk diturunkan kembali.

Namun, Arcandra menjelaskan penurunan tersebut tentunya sangat berkaitan dengan pergerakan Mean of Platts Singapore (MoPS) atau rata-rata harga produk minyak di Singapura yang diterbitkan oleh Platts yang merupakan penyedia energi global. Dia mengatakan MoPS bisa naik dan turun.

"Kalau MoPS rata-rata turun, maka harga turun. Kalau MoPS rata-rata naik, maka harga naik. Ini untuk jenis bahan bakar umum," kata Arcandra di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 11 Februari 2019.

Jenis BBM umum (JBU) di antaranya yakni produk Perta Series seperti Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, serta Dex Series seperti Dexlite dan Pertamina Dex. Arcandra mengatakan yang pasti pemerintah terus mengevaluasi harga MoPS setiap bulannya.

Sementara untuk jenis BBM khusus penugasan yakni Premium, kata Arcandra, telah diatur formulanya oleh pemerintah. Tujuannya untuk menjaga daya beli masyarakat.

Sebelumnya pemerintah telah menetapkan aturan mengenai batas atas harga jual eceran BBM yang diatur dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 17 K/10/MEM/2019.

Penetapan harga jual eceran Jenis BBM Umum oleh Badan Usaha tersebut mengacu pula ketentuan batas bawah dengan perhitungan margin sebesar lima persen dari harga dasar dan batas atas dengan perhitungan margin sebesar 10 persen dari harga dasar. Sehingga, Badan Usaha dapat menetapkan harga jual eceran Jenis BBM Umum di dalam rentang batas bawah dan batas atas tersebut.

Terbitnya aturan ini langsung diikuti penurunan harga oleh beberapa badan usaha di antara Pertamina. Pertamina mulai melakukan penyesuaian harga pada Minggu, 10 Februari 2019 pukul 00.00 waktu setempat.  Adapun besaran penyesuaian harga BBM menjadi lebih murah ini bervariasi di antaranya:

1. Pertamax Turbo turun Rp800 per liter, dari sebelumnya Rp12 ribu per liter menjadi Rp11.200 per liter.
2. Pertamax turun Rp350 per liter, dari Rp10.200 per liter menjadi Rp9.850 per liter.
3. Dexlite turun Rp100 per liter, dari Rp10.300 per liter menjadi Rp10.200 per liter.
4. Dex turun Rp50 per liter, dari Rp11.750 menjadi Rp11.700 per liter.
5. Pertalite tetap Rp7.650 per liter.


(AHL)