Pertamina Sebut Tidak Adil Vivo Jual BBM RON 88

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 26 Oct 2017 07:02 WIB
pertaminavivospbu vivo
Pertamina Sebut Tidak Adil Vivo Jual BBM RON 88
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Dedhez Anggara)

Metrotvnews.com, Jakarta: Munculnya pesaing baru di dunia bisnis hilir migas yakni Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan merek Vivo dan menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan RON 88 dianggap tidak adil oleh PT Pertamina (Persero).

Vice President Corporate Communication Pertamina Adiatma Sardjito mengatakan, jika SPBU Vivo diizinkan menjual BBM RON 88 di Jakarta, seharusnya Vivo juga diwajibkan menjual BBM itu di luar Jakarta. Termasuk daerah yang terdaftar sebagai daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T).

"Sebetulnya harusnya diposisikan posisi yang sama kalau dia bisa buka di Jakarta, dia harus mengambil peran membuka SPBU di daerah terpencil atau daerah 3T. Itu namanya baru adil," kata Adiatma, kepada Metrotvnews.com, di Jakarta, Kamis 26 Oktober 2017.

Selain itu, lanjut Adiatma, berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Euro 4, seharusnya Vivo mentaati dengan tidak menjual BBM RON 88. Saat ini, secara bertahap Indonesia sedang beralih dari standar BBM Euro2 menjadi Euro 4.

"Ini kan ada Permen LHK untuk RON 88 itu kan sudah tidak ada," ujar dia.

Namun secara keseluruhan, Adiatma menambahkan, dengan munculnya pesaing baru ini tidak membuat masalah besar bagi perusahaan. Sebelum Vivo ada perusahaan swasta yang masuk dalam industri BBM ini. Pertamina pun tidak takut pangsa pasar beralih ke perusahaan lain. Sebab, Pertamina tetap memberikan performa maksimal dalam setiap pelayanannya.

"Sebenarnya kan sudah ada (swasta bisnis BBM). Ya tidak masalah. Kalau Pertamina melayani daerah 3T yaknni tertinggal, terpencil, dan terluar. Ya dia (Vivo) melakukan hal yang sama. Jadi persaingannya baru sama, equal lah ya," tutup dia.

Seperti diketahui, PT Vivo Energy Indonesia yang sebelumnya PT Nusantara Energi Plant Indonesia (NEPI) mulai merambah di bisnis hilir migas yakni SPBU yang diberinama Vivo. Layaknya SPBU lain, SPBU Vivo menawarkan BBM berbagai jenis mulai dari kadar RON 88 sampai 92.

Harga BBM itu juga cukup bersaing dengan harga BBM yang dijual SPBU lain di Indonesia termasuk. Harga BBM RON 88 yang dinamai revvo 88 dijual dengan harga Rp6.550 per liter. Sementara Pertamina menjual premium (RON 88) Rp6.450 per liter untuk Jawa-Madura-Bali (Jamali) sedangkan harga premium di luar Jamai Rp6.550 per liter.

Lalu, BBM dengan RON 90 setara pertalite, revvo 90 seharga Rp7.500 per liter dan RON 92 atau revvo 92 setara pertamax dihargai Rp8.250 per liter. Harga dua BBM ini sama dengan Pertamina. Sementara pesaing lainnya yakni sShell dan Total menjual BBM dengan RON 90 seharga Rp8.600 per liter dan Rp8.300 per liter.

 


(ABD)