Geo Dipa Ekspansi WKP di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Husen Miftahudin    •    Sabtu, 17 Jun 2017 17:26 WIB
geo dipa energi
Geo Dipa Ekspansi WKP di Jawa Tengah dan Jawa Timur
Ilustrasi panas bumi. (FOTO: ANTARA/Novrian Arbi)

Metrotvnews.com, Jakarta: BUMN panas bumi PT Geo Dipa Energi (Persero) melakukan ekspansi usahanya dengan menambah pengelolaan Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Umbul Telomoyo di Jawa Tengah dan WKP Arjuno Welirang di Jawa Timur. Geo Dipa kini mengelola 4 WKP di mana sebelumnya telah mengelola WKP di Dieng, Jawa Tengah dan Patuha, Jawa Barat.

Direktur Utama Geo Dipa Energi Riki Firmandha Ibrahim, mengatakan penambahan pengelolaan panas bumi ini membuat Geo Dipa berperan nyata dalam mendukung program pemerintah untuk pengembangan energi panas bumi yang diharapkan mencapai sebesar sekitar 7.000 megawatt (mw) pada 2025.

"Bertambahnya WKP di wilayah nusantara lainnya yang dikelola oleh Geo Dipa yang semula mengelola Dieng-Patuha (Dipa), juga menginspirasi perubahan nama perseroan menjadi PT Geothermal Nusantara (Persero), yang akan dilakukan tahun ini juga," kata Riki dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu 17 Juni 2017.

Direktur Keuangan Geo Dipa, Muhammad Ikbal Nur, menjelaskan WKP Arjuno Welirang memiliki potensi sumber daya sebesar 180 MW. Dengan potensi panas bumi sebesar itu diyakini dapat berkontribusi dalam menerangi Jatim, khususnya di sekitar area Arjuno.

"Proyek ini diharapkan dapat berproduksi pada 2025 karena persiapan proyek memerlukan waktu sekitar 5 sampai 8 tahun. Untuk itu, dukungan masyarakat dan 5 Pemkab di sekitar WKP sangat penting," tegas Iqbal.

Sementara itu Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jatim Kukuh Sujatmiko, menekankan pentingnya sosialisasi mengenai pembangunan energi panas bumi agar tidak menimbulkan persepsi yang salah di kalangan masyarakat.

"Kami selaku pemerintah daerah sangat mengharapkan percepatan pengembangan panas bumi di Jatim.  Kami akan lebih meningkatkan peran serta semua pihak agar penugasan pemerintah pusat ini dapat terealisasi dengan cepat," pungkas Kuluh.


(AHL)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

6 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA