51% Divestasi Freeport Selesai di 2019

   •    Rabu, 13 Sep 2017 20:45 WIB
freeport
51% Divestasi Freeport Selesai di 2019
Freeport. MI/ROMMY PUJIANTO.

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan divestasi 51 persen saham PT Freeport Indonesia (PTFI) untuk Indonesia harus sudah selesai pada 2019.

"Freeport akan melepas 51 persen saham untuk kepemilikan Indonesia, kita harus menyelesaikan sampai 2019," kata Luhut dalam acara minum teh bersama wartawan di Kemenko Kemaritiman Jakarta, dikutip dari Antara, Rabu 13 September 2017. 

Mantan Menko Polhukam itu menuturkan saat ini masih dibicarakan pembagian persentase saham antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

baca : Beli Saham Freeport, Pemprov Papua akan Libatkan Pihak Ketiga

Sesuai ketentuan yang ada, divestasi saham utamanya diserahkan kepada pemerintah pusat, kemudian ditawarkan ke pemerintah daerah, baru kemudian kepada BUMN dan swasta. Menurut dia, pemerintah daerah kemungkinan bisa mendapat lima persen hingga 10 persen divestasi saham.

Ada pun terkait perhitungan harga sahamnya, Luhut menyebut hal itu akan diserahkan ke pasar dengan penghitungan valuator independen yang masing-maaing ditunjuk PTFI dan pemerintah.

"Nanti ada valuator independen yang ditunjuk dari dua belah pihak, dari pemerintah dan pihak Freeport. Itu ada kajian dan formulanya, tapi cadangan tidak termasuk apa yang dinilai harganya," ungkapnya.

Luhut menegaskan dengan memiliki 51 persen saham PTFI, otomatis Indonesia yang akan mengendalikan perusahaan tambang yang beroperasi di Papua itu. Saat ini, pemerintah baru menguasai 9,36 persen saham PTFI.

"Masak kita 51 persen, dia 49 persen tapi dia yang mengontrol? Kita banyak orang pintar untuk mengoperasikan itu. Kalau 51 persen, CEO dari kita, operasional dari kita, keuangannya kita, ya bisa dibuat seperti itu. Jadi kita mengacu pada ketentuan yang berlaku umum," pungkas dia. 





(SAW)