Pemerintah Sederhanakan Rantai Pasokan B20

Eko Nordiansyah    •    Jumat, 02 Nov 2018 07:45 WIB
biofuel
Pemerintah Sederhanakan Rantai Pasokan B20
Ilustrasi (Foto: Medcom.id/Desi Angriani)

Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berencana menyederhanakan rantai pasokan untuk penyaluran biodiesel sebesar 20 persen (B20). Salah satunya adalah dengan membentuk 10 kluster yang akan menyalurkan B20 ke 112 Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM).

"Yang tadi itu semangatnya penyederhanaan dari konfigurasi rantai pasokan," kata Direktur Jenderal Energi Baru Terbarukan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM Rida Mulyana, ditemui usai rapat koordinasi, di Kemenko Perekonomian, Jakarta Pusat, Kamis, 1 November 2018.

Dirinya menambahkan selama ini pabrik Fame yang memproduksi B20 banyak terpusat di Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Padahal untuk memenuhi pasokan B20 ke seluruh Indonesia diperlukan lebih banyak pabrik yang bisa memproduksi B20.

Menurut dia pembagian 10 kluster untuk 112 TBBM akan memudahkan penyaluran B20. Hanya saja para suplier membutuhkan lebih banyak kapal yang bisa mengangkut B20, dan itu menjadi tantangan tersendiri yang harus bisa diselesaikan.

"Nah, konsekuensinya seperti apa? Sebanyak enam di kilang Pertamina ditambah empat tujuan yang eks impor, ada yang di Medan, di Kalimantan, sudah 10. Tinggal kesiapannya yang akan dibahas lagi Senin (pekan depan)," jelas dia.

Dalam rapat pekan depan, pemerintah akan meminta kajian Pertamina soal kesiapan dari 10 kilang yang menjadi kluster tersebut, termasuk apa saja hambatan serta kebutuhan yang harus dipenuhi dalam menyalurkan B20 ke berbagai wilayah.

Rida optimistis jika penyaluran B20 semakin sederhana dan efisien maka implementasinya akan lebih baik lagi. Bahkan realisasi dari penyaluran B20 bisa mencapai 50 persen dari target yang ditetapkan oleh pemerintah.


(ABD)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

9 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA