Cadangan Devisa Diyakini Mampu Antisipasi Pelemahan Rupiah

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 08 Feb 2018 15:26 WIB
cadangan devisa
Cadangan Devisa Diyakini Mampu Antisipasi Pelemahan Rupiah
Rupiah (MI/ROMMY PUJIANTO).

Jakarta: Ekonom Institute for Development Economic and Finance (Indef) Bhima Yudhistira menilai cadangan devisa mampu mengatisipasi pelemahan rupiah. Apalagi Bank Indonesia (BI) mencatat cadangan devisa mengalami kenaikan menjadi USD131,98 miliar pada akhir Januari 2018.

"Tapi tidak perlu khawatir karena depresiasi rupiah akan berlangsung temporer. BI masih punya cadangan devisa USD131 miliar untuk menjaga kurs rupiah tetap stabil," kata dia kepada Medcom.id di Jakarta, Kamis, 8 Februari 2018.

Dirinya menambahkan, pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) juga dialami oleh mata uang negara lain. Di dalam negeri rilis inflasi umum sebesar 0,62 persen (mtm) sementara inflasi bahan pangannya 2,34 persen dinilai cukup tinggi.

"Selain faktor global selloff yang terjadi hampir di seluruh bursa saham dunia, investor asing juga melakukan aksi jual karena faktor inflasi di Januari relatif tinggi. Inflasi yang tinggi membuat keuntungan riil menjadi semakin kecil, sehingga banyak yang mengalihkan dana ke aset yang lebih berkualitas," jelas dia. 

Sementara itu, realisasi pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang tak mencapai target menjadi alasan kekhawatiran pasar. Namun lagi-lagi hal ini diperkirakan hanya berlangsung sementara.

"Di sisi yang lain rilis BPS pertumbuhan ekonomi sebesar 5,07 persen, di 2017 jadi indikator bahwa prospek ekonomi Indonesia masih tumbuh melambat di 2018. Kekhawatiran ini membuat investor melakukan koreksi di pasar saham," pungkasnya.



(SAW)


Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki
Di Tengah Krisis

Qatar Janjikan Investasi USD15 Miliar di Turki

1 hour Ago

Pejabat Turki mengatakan Qatar telah menjanjikan investasi senilai USD15 miliar berupa investas…

BERITA LAINNYA