Jelang Lebaran

PLN Tambah Pasokan 240 MW untuk Sumatera Utara

Annisa ayu artanti    •    Selasa, 20 Jun 2017 06:30 WIB
listrikpembangkit listrikplntarif listrik
PLN Tambah Pasokan 240 MW untuk Sumatera Utara
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Rosa Panggabean)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pembangkit Listrik Terapung atau Marine Vassel Power Plant (MVPP) di Belawan, Sumatera Utara (Sumut), akan ditambah kapasitasnya sebanyak 240 megawatt (MW). Penambahan kapasitas ini diharapkan mendukung ketersediaan energi untuk memudahkan kebutuhan masyarakat sehari-hari.

Hal itu seperti dikatakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar lantaran kehadiran MVPP di Medan sangat membantu untuk meningkatkan tambahan pasokan listrik di Sistem Sumatera Bagian Utara. Apalagi memasuki masa Lebaran.

"Pelayanan listrik selama Lebaran harus tetap handal. Jadi adanya MVPP ini merupakan salah satu inovasi PLN," kata Arcandra, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Selasa 20 Juni 2017.

Sementara itu, Direktur Bisnis Regional Sumatera Amir Rosidin menjelaskan, sejak beroperasi secara commercial (COD) pada 15 Juni lalu, pasokan listrik dari MVPP Onur Sultan sudah bisa dinikmati masyarakat.  Lalu dengan ditambahnya kapasitas MVPP akan menambah kehandalan listrik Sumut. Saat ini puncak tertinggi Sumatera Utara sebesar 1.558 MW dan Aceh 355 MW.

"Dengan masuknya tambahan daya 240 MW dari MVPP maka saat ini daya Sumatera Bagian Utara menjadi 2.223 MW, dengan beban puncak tertinggi Sumut 1.558 MW dan Aceh 355 MW, dengan ini cadangan daya di Sumatera Bagian Utara menjadi 310 MW," jelas Amir.

MVPP Onur Sultan memiliki panjang 300 meter dan lebar 50 meter. Kapal ini dilengkapi mesin PLTD buatan Wartsila berkapasitas 18,81 MW/unit, dengan jumlah total 24 unit dan mesin PLTU dengan kapasitas 2×15 MW.

Salah satu kelebihan MVPP ini adalah memiliki kemampuan dual fuel yang dapat menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Heavy Fuel Oil (HFO) dan juga Bahan Bakar Gas (BBG) Selain itu, kapal pembangkit listrik yang disewa PLN selama lima tahun ke depan ini memiliki beberapa kelebihan lainnya.

Adapun kelebihan itu yakni mulai dari tidak membutuhkan lahan untuk membang, mobilitas relokasi cepat, fleksibilitas dalam penggunaan bahan bakar, konsumsi bahan bakan lebih hemat, tingkat produksi limbah relatif rendah, dan pengaruh kebisingan terhadap masyarakat relatif lebih rendah.

"Hadirnya kapal pembangkit listrik ini merupakan solusi cepat untuk pemenuhan kebutuhan listrik sambil menunggu pembangkit permanen selesai dibangun," pungkas Amir.

 


(ABD)