Divestasi Pertambangan Diterapkan Oktober

Annisa ayu artanti    •    Rabu, 30 Sep 2015 17:14 WIB
pertambangan dan energi
 Divestasi Pertambangan Diterapkan Oktober
illustrasi. ANT/Yusran Uccang

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan divestasi pertambangan untuk 10 Kontrak Karya (KK) akan dilaksanakan Oktober 2015. Divestasi tersebut ditujukan untuk perusahaan tambang yang telah melakukan produksi lebih dari lima tahun.

Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba), Kementerian ESDM, Bambang Gatot mengatakan 10 KK yang akan menandatangani divestasi saham tersebut merupakan KK kecil bukan KK besar seperti Friport dan Newmont.

"Bukan KK besar. Kalau PKP2B selesai ya bareng itu. Masih ada hal yang belum ketemu antara pemerintah. Oktober tetap jalan. Lima tahun setelah masa produksi," kata Bambang di Kantor Dirjen Ketenagalistrikan, Jalan Rasuna Said, Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Untuk mekanisme divestasi, Bambang menjelaskan dimulai dengaan dengan penawaran yang diajukan oleh perusahaan tambang. Kemudian dievaluasi oleh Kementerian ESDM.

"Yang jelas kami terima dulu penawarannya (dari perusahaan) baru evaluasi, apakah sudah layak atau belum," ujar dia.

Sebagai informasi, pelepasan saham (divestasi) diwajibkan kepada perusahaan swasta yang bergelut dibidang pertambangan mineral dan batu bara. Divestasi ini ada pada  Peraturan Pemerintah Nomor 77 tahun 2014 Pasal 97 tentang kewajiban divestasi saham.

Skema pelepasan saham diwajibkan bagi pemegang izin usaha pertambangan (IUP) dan izin usaha pertambangan khusus (IUPK) hinggal 51 persen dan berjangka waktu 5-10 tahun masa operasi.



(SAW)