Pertamina Serahkan Mekanisme Kompensasi Solar ke Pemerintah

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 10 May 2018 15:54 WIB
pertaminastok bbmsolar subsidipremiumharga bbm
Pertamina Serahkan Mekanisme Kompensasi Solar ke Pemerintah
Ilustrasi (MI/JHONI KRISTIAN)

Tarakan: Manajemen PT Pertamina (Persero) menyerahkan kepada pemerintah mengenai mekanisme kompensasi seperti apa yang diberikan karena Pertamina telah menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar di bawah harga keekonomian.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati mengatakan terakhir kali rapat dengan Menteri Keuangan (Menkeu) dan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) arahan kompensasi penjualan solar di bawah harga keekonomian adalah dengan menambah subsidi solar.

Namun, kata Nicke, mekanisme kompensasi itu masih harus dibahas kembali apakah melalui harga minyak khusus atau dengan menambah subsidi melalui anggaran windfall profit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2018 dari harga minyak yang di atas realisasi.

"Dari kami intinya begini sumber mekanismenya seperti apa. Tentu pemerintah akan memutuskan mana yang terbaik," kata Nicke, di Tarakan, Kalimantan Utara, Kamis, 10 Mei 2018.



Nicke menjelaskan secara prinsip pemerintah sudah memahami kondisi yang terjadi di keuangan Pertamina akibat menjual solar di bawah harga keekonomian. Menurutnya pemerintah sudah berjanji memberikan kompensasi tersebut.

"Secara prinsip mereka memahami situasi Pertamina dan akan memberikan. Bentuknya (kompensasi) akan digarap. Dari Kemenkeu lebih ke sana. Jadi tambahan subsidi solar," jelas dia.

Saat ini, masih kata Nicke, pemerintah sedang mencari dari dua opsi tersebut mana yang lebih mudah dan memungkinkan untuk diterapkan. "Antara dua itu mana yang paling workable bagi pemerintah. Bentuknya silakan pemerintah yang memiliki kewenangan," pungkas dia.

 


(ABD)