Kuartal II-2018

PLN Berencana Terbitkan "Setrum Bond" Rp20 Triliun

Suci Sedya Utami    •    Senin, 08 Jan 2018 15:50 WIB
pln
PLN Berencana Terbitkan
PLN. ANT/M Agung Rajasa.

Jakarta: PT PLN (Persero) berencana menerbitkan obligasi korporasi pada kuartal II-2018. Direktur Utama PLN Sofyan Basir mengatakan namanya tak sama seperti BUMN lainnya PT Jasa Marga (Persero) Tbk yang telah menerbitkan Komodo Bond.

"Namanya biar enggak Komodo lagi, setrum bond kek, cacing bond kek. Mudah-mudahan sebelum Juni ini lah, semester I ini," kata Sofyan ditemui di Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Senin, 8 Januari 2018.

Penerbitan tersebut dilakukan dalam bentuk mata uang rupiah yang akan diterbitkan di luar. Sebab, kata dia untuk bentuk valas USD, komitmennya sudah ada sebelumnya.

"Nah ini yang rupiah kita lagi cari, apalagi takut keterbatasan dalam negeri pasti ada, dari perbankan nasional, walaupun kita punya plafon tapi kita mau coba bagaimana peneriaan dari pihak luar dalam Rupiah," tutur dia.

Dia bilang, jumlah yang akan diterbitkan yakni sekitar USD1miliar hingga USD2 miliar atau setara dengan Rp10 triliun hingga Rp20 triliun atau sesuai dengan aset dan juga nilai proyek yang dikerjakan PLN.

"Aset PLN kan Rp1.300 triliun, proyek kita Rp2.000 triliun dalam lima tahun, jauh memang kebutuhannya. Kalau hanya terbitkan Rp2 triliun, Rp3 triliun, Rp4 triliun, Rp5 triliun cukup dari bank lokal," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri BUMN Rini Soemarno menyebut ada tiga perusahaan BUMN lagi yang akan menerbitkan global bond, setelah Jasa Marga sukses menerbitkan komodo bond pada Desember 2017 lalu. Namun dirinya masih bungkam mengenai identitas tiga perusahaan tersebut.

"Masih ada, mungkin tiga (perusahaan) lagi ‎(yang akan menerbitkan global bond)," kata Rini, ditemui di Restoran Kwangtung, Pecenongan, Jakarta Pusat, Senin, 8 Januari 2018.



 


(SAW)


Perpres DNI Rampung Pekan Depan

Perpres DNI Rampung Pekan Depan

1 week Ago

Pemerintah mempercepat penyelesaian rancangan per-aturan presiden (Perpres) mengenai Daftar Neg…

BERITA LAINNYA