Pertamina Kurangi Rencana Pengeboran Sumur Blok Mahakam

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 16 Mar 2017 20:20 WIB
pertamina
Pertamina Kurangi Rencana Pengeboran Sumur Blok Mahakam
Ilustrasi. Antara/Zabur Karuru.

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Pertamina (Persero) menyatakan pengurangan jumlah sumur yang akan dibor Pertamina di Blok Mahakam telah melalui persetujuan tim.

Direktur Hulu Pertamina, Syamsu Alam mengatakan pengurangan jumlah sumur yang akan dibor dilakukan untuk meminimalisir pengurangan produksi natural (natural decline). Pertamina yang sebelumnya akan mengebor 19 sumur berkurang menjadi delapan sumur.

"Kita juga tahu kondisi reservoir, akan terjadi decline produksi yang cukup tajam apabila tidak terjadi aktivitas pengeboran. Ini sudah kita antisipasi cukup lama sebenarnya," kata Syamsu saat konferensi pers di Kantor Pusat Pertamina, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta, Kamis 16 Maret 2017.

Syamsu menyebutkan, pengurangan jumlah sumur yang akan dibor pada masa transisi ini sudah melalui persetujuan tim yang terdiri dari PT Total E&P Indonesie, SKK Migas, dan Pertamina. Meskipun jumlah sumur yang akan dibor berkurang, tim yakin masih dapat menahan natural decline yang akan terjadi di blok tersebut.

"Yang paling optimal kita melakukan pengeboran enam sampai delapan sumur," ucap dia.

Lalu, terkait dengan efek terhadap produksi, Syamsu menuturkan pengurangan jumlah sumur yang akan dibor ini tidak berdampak pada produksi di 2017. Pengeboran delapan sumur akan dilakukan bulan April mendatang dan akan mulai produksi di 2018.

"Apakah ada impact kepada produksi 2017? Karena by prinsip tidak. Karena kan pengeboran 2017 ini kita tidak lakukan produksi di 2018. Jadi kalau bicara 2017, tidak ada pengaruhnya," jelas dia.

Sementara rencana pengeboran oleh PT Total E&P Indonesie, lanjut Syamsu, TEPI tetap melakukan pengeboran untuk enam sumur. Pengeboran tersebut sudah selesai. 



(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA