Jakarta-Banten Siap Tambah Pasokan Listrik 5.500 MW hingga 2019

Farhan Dwitama    •    Kamis, 30 Nov 2017 15:39 WIB
listrikpln
Jakarta-Banten Siap Tambah Pasokan Listrik 5.500 MW hingga 2019
Direktur Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS. (FOTO: MTVN/Farhan Dwitama)

Tangerang: PLN Regional Jawa bagian barat optimistis Banten akan mengalami peningkatan penjualan dan layanan kelistrikan terhadap pengguna jasa PLN di area Jawa bagian Barat.

Direktur Regional Jawa Bagian Barat Haryanto WS menjelaskan adanya penambahan kapasitas kelistrikan sebesar 5.500 megawatt (mw) di Jakarta dan Banten, serta penguatan transmisi dan gardu induk hingga 2019, bisa menjadikan Banten lebih baik dari segala aspek.

"Kita harapkan dengan penambahan kapasitas 5.500 mw di Jakarta dan Banten, kemudian transmisi kita perkuat sampai dengan 2019 dengan nilai investasi tidak kurang dari Rp65 triliun ini memperkuat Banten, kemudian bisa dimaksimalkan dalam meningkatkan penjualan dan pelayanan PLN," katanya di The Springs Club, BSD, Tangerang, seperti diberitakan Kamis, 30 November 2017.

Dia menjelaskan, Banten sebagai bagian dari distribusi PLN Jawa bagian barat memiliki potensi gemilang di masa-masa yang akan datang. Apalagi berbagai infratstruktur yang dibenahi Pemerintah Daerah semakin terasa perubahannya.

Pihaknya mengaku sejumlah infrastruktur kelistirkan di Banten juga sudah lebih baik dan memadai jika dibanding tahun-tahun sebelumnya.

"Dari sisi pembangkitan, transmisi, dari sisi cakupan coverage area ini daerah paling baik. Secara ekonomi, komersial, teknis ini yang paling baik di Indonesia," tambah Direktur PLN Regional Jawa bagian barat Haryanto.

Dijelaskan Haryanto, dengan kemajuan infrastruktur yang telah dimiliki Banten saat ini, sangat disayangkan kalau tidak segera dioptimalkan pemanfaatannya.

"Jadi sayang kalau ini tidak dimaksimalkan oleh semua pihak, baik pelanggan maupun Pemda termasuk PLN sendiri, sehingga ini betul betul bisa mendongkrak perekonomian di wilayah Banten," tambah dia.

Saat ini, Banten memiliki pertumbuhan ekonomi paling gemilang dibanding ekonomi nasional saat ini. "Contoh, satu-satunya Indonesia yang paling tinggi pertumbuhan ekonominya pada saat seperti ini, adalah Banten. Hampir tujuh persen, artinya industri di sini tetap tumbuh," pungkasnya.


(AHL)