Revisi Aturan Cost Recovery Rampung Pekan Ini

Annisa ayu artanti    •    Kamis, 22 Sep 2016 08:08 WIB
cost recovery
Revisi Aturan <i>Cost Recovery</i> Rampung Pekan Ini
Plt Menteri ESDM Luhut Binsar Panjaitan. (FOTO: MTVN/Annisa Ayu Artanti)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan revisi Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 79 Tahun 2010 tentang biaya pemulihan (cost recovery) dari kegiatan hulu minyak dan gas bumi akan selesai pada Jumat pekan ini.

Pelaksana Tugas Menteri ESDM Luhut Binsar Pandjaitan akan mengumumkannya bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani pada Jumat 23 September 2016.

"Nanti dengan Bu Sri, Jumat kita umumkan," kata Luhut, di Kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Rabu, 21 September.

Meskipun tidak menyebut akan menaikkan investasi sektor hulu migas seberapa besar setelah revisi PP ini rampung, Luhut meyakini pasti ada peningkatan yang cukup signifikan terhadap minat investor tersebut.

"Pasti akan naik. Kita enggak bisa ngomong, tapi pasti akan naik," ujar Luhut.

Ia menuturkan, selama ini telah meminta feedback kepada perusahaan-perusahaan. Maka dengan revisi ini akan bisa mengakomodir perusahaan tersebut untuk lebih keras mencari migas di Indonesia.

Luhut yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman juga mengungkapkan, salah satu poin yang tercantum dalam PP itu adalah terkait dengan peningkatan tingkat pengembalian investasi (Internal Rate of Return/IRR).

"Kita ingin proyek IRR-nya mereka di atas 15 persen. Sehingga dengan begitu mereka menarik. Karena kan ini bicara sumur laut dalam yang risikonya tinggi," jelas Luhut.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM IGN Wiratmaja Puja menyampaikan tiga poin yang masuk usulan adalah penataan sistem perpajakan dan biaya operasi, iklim investasi, dan kepastian hukum

"Intinya ada tiga. Bagaimana sistem perpajakan dan biaya operasi ditata dengan baik. Kedua iklim unvestasi. Bagaimana menciptakan iklim investasi baik dan ketiga menjaga kepastian hukum," kata Wirat.


(AHL)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA